Pesan Dakwah Melalui Seni

UNJUK KREATIVITAS SENI: Penampilan salah satu kelompok musik dalam Festival Banjari di Kampus INAIFAS Kencong.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dakwah atau menyerukan kebaikan tak hanya menjadi tugas para orang dewasa atau para dai. Namun juga bisa dilakukan oleh yang muda-muda. Meskipun dengan cara yang berbeda, namun dakwah versi pemuda itu dianggap cukup efektif.

IKLAN

Seperti yang dilakukan oleh ratusan pelajar itu, mereka unjuk kemampuannya dalam Festival Banjari di Kampus Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyah (Inaifas) Kencong Minggu kemarin. Meskipun tidak diuraikan secara langsung, dakwah menggunakan seni itu menjadi inspirasi bagi kalangan peserta yang mayoritas pelajar.

“Festival seperti ini sudah rutin kita gelar, dan tahun ini sudah ke-empat kalinya,” katab Muhammad Fachrur Rozi, ketua panitia festival. Menurutnya, ratusan peserta yang hadir menjadi modal besar untuk mensyiarkan misi utama dari festival itu, yakni membangun silaturahmi atau persaudaraan.

Karena selama ini, kata dia, sulit mengikutsertakan agenda yang produktif dan positif untuk pemuda. Hal itu tak lepas dari perkembangan jaman yang kian maju, sehingga menuntut tiap pemuda hanya selalu eksis di dunia mayanya.

Tak ketinggalan, untuk mencapai misinya itu, ia menggaet sejumlah instansi dan berbagai lembaga. Ia optimis, kesenian musik banjari tak sekadar sebagai ajang silaturahmi para peserta yang dari beberapa daerah itu.

“Minimal, mereka bisa terus melestarikan seni tradisional, salah satu peninggalan para leluhur kita itu,” kata Habib Aziz ar-Rozi, selaku Badan Eksekutif Mahasiswa sekaligus penanggung jawab festival tersebut.

Selain ada kategori khusus untuk pelajar dari Jember dan Lumajang, festival tersebut juga ada memberikan kesempatan untuk kategori umum yang pesertanya diambilkan dari seluruh Jawa Timur. Ia berharap, ke depan, kampanye dengan seni itu bisa terus digalakkan. Khususnya, ke arah yang bisa membangun spirit keagamaan pemuda.

Reporter : Maulana

Fotografer : Istimewa

Editor : Hadi Sumarsono