Korupsi RTLH, Hadirkan Saksi Pejabat Pemkab

Sidang Kedua di Pengadilan Tipikor Hari Ini

GALI KETERANGAN: Dua terdakwa menjalani sidang korupsi RTLH di Pengadilan Tipikor. Hari ini sidang itu kembali berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi dari ASN dan pejabat pemkab.  

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sidang kasus korupsi renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kelurahan Karangrejo, Sumbersari, terus berlanjut. Sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya hari ini tersebut menghadirkan sejumlah pejabat Pemkab Jember. Mereka bakal dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus rasuah yang merugikan negara Rp 476.529 juta.

IKLAN

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember memanggil empat orang saksi. Mereka semua berasal dari kalangan ASN Pemkab Jember. Pemanggilan saksi dari kalangan ASN ini menjadi pemeriksaan saksi awal pada perkara yang menjerat dua terdakwa. “Hari ini kami panggil saksi-saksi tersebut untuk memberikan keterangan dalam persidangan,” tutur Setyo Adhi Wicaksono, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Jember, kemarin.

Dari empat saksi itu salah satunya adalah Achmad Fauzi yang kini menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jember. Saat perkara itu mencuat pada 2017 lalu, Fauzi masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya serta Kabag Organisasi Pemkab Jember.

Dikonfirmasi melalui pesan pendek, Fauzi membenarkannya. Dia mengungkapkan bahwa dirinya akan mengikuti jalannya sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor Surabaya, Sidoarjo. “Besok (hari ini, Red). Jam sembilan jadwal sidangnya,” tulis Fauzi kepada Jawa Pos Radar Jember.

Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Jember Agus Budiarto menyatakan, Fauzi bersama beberapa ASN lain sudah dipanggil ke kejaksaan sebelum perkara ini masuk ke Pengadilan Tipikor. Tapi, setelah kasus ini masuk ke meja hijau, Fauzi akan dipanggil langsung ke Pengadilan Tipikor. “Sampai saat ini (kemarin, Red) belum dilakukan pemanggilan terhadap Fauzi dalam pengembangan perkara RTLH. Namun, yang bersangkutan akan dimintai keterangannya sebagai saksi dalam persidangan tipikor besok (hari ini, Red),” tutur Agus.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, perkara ini menjerat dua terdakwa dari pihak swasta. Yaitu, Muhammad Ridwan Sidik dan Dian Lucki Puspitasari. Ridwan sebagai pemilik toko bangunan, sedangkan Dian menjadi penyuplai material bangunan. Dalam pembacaan surat dakwaan, Dian Lucki menyebut bahwa ada aliran dana yang diberikan kepada beberapa ketua kelompok dan sejumlah ASN di Dinas PU Cipta Karya Jember.

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih