Okupansi Hotel Turun Drastis

TAK SERAMAI DULU: Seorang pengunjung tengah beristirahat di penginapan berkonsep Hotel Kapsul di kawasan Kampus Tegal Boto, beberapa waktu lalu. Saat ini, di tengah pandemi Covid-19, tingkat hunian hotel terus merosot.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) masih terus terjadi. Wabah tersebut mulai berdampak pada penurunan pengunjung hotel di Jember. Bahkan, tingkat hunian atau okupansi hotel menurun drastis.

IKLAN

Hal itu disampaikan Tegoeh Soeprajitno, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jember. Dia menjelaskan, hingga Maret ini, tingkat hunian hotel di Jember sekitar 20-30 persen saja. Bahkan, untuk mengurangi biaya, mereka berinisiatif memberi batasan kerja untuk sejumlah karyawannya.

“Kalau hotel ini kan memang tidak bisa tutup. Dampaknya tentu luar biasa dari virus korona. Apalagi karyawan kami juga harus masuk. Maka dari itu, kami melakukan efisiensi untuk menurunkan biaya operasional,” ungkapnya.

Menurutnya, efisiensi itu dilakukan tak hanya lantaran sepinya jumlah pengunjung yang dating, tapi juga beberapa event yang seharusnya digelar bulan-bulan ini terpaksa dibatalkan atau ditunda. Hal itu juga memengaruhi kunjungan wisatawan yang ingin datang dan menginap di Jember. “Pengurangan kunjungan lebih dari 50 persen. Hunian kami hanya sekitar 20-30 persen saja yang terpenuhi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Tegoeh mengaku, memang sebelum memasuki bulan Ramadan, tingkat kunjungan ke hotel di Jember selalu turun setiap tahunnya. “Bulan Februari sampai Maret dan menjelang puasa memang biasanya turun. Tapi tidak sedrastis seperti sekarang ini,” katanya.

Selain itu, agenda perkumpulan, pertemuan dan rapat-rapat yang biasanya diadakan oleh sejumlah instansi di hotel juga batal dilaksanakan. “Karena memang imbauan pemerintah soal dilarang kumpul-kumpul tentu berdampak pada kami. Yang seharusnya perkumpulan itu diadakan di hotel, jadi banyak yang cancel,” ucapnya.

Di sisi lain, sebenarnya pihak hotel sudah menyelenggarakan protokol keamanan untuk mencegah Covid-19. Di antaranya dengan melakukan disinfeksi dan menyediakan hand sanitizer. Ini sejalan dengan imbauan PHRI Jember kepada pengelola hotel yang masih buka dan melayani pengunjung. “Terlebih, saat ada tamu yang menginap, kamar harus segera disemprot gas disinfektan untuk mencegah penyebaran korona,” tandasnya.

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Mahrus Sholih