Terlilit Hutang Nekat Curi Mebel

DIGIRING PETUGAS: Eka alias Pak Ahmad, 51, dibawa ke Polsek Tanggul setelah mengakui perbuatannya mencuri spring bed dan satu set sofa milik Juhri.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Aksi nekat dilakukan Eka, 51, warga Dusun Krajan, Desa Darungan, Kecamatan Tanggul. Bagaimana tidak, pria yang biasa dipanggil Pak Ahmad ini memutuskan untuk mencuri barang demi memenuhi kebutuhan ekonominya. Tak tanggung-tanggung, barang yang dia curi adalah spring bed dan satu set sofa.

IKLAN

Aksi ini dilakukan di salah satu toko mebel di Jalan Urip Sumoharjo, Dusun Curah Bamban, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Senin (1/12) malam hari. Pelaku membobol pintu pagar belakang yang terbuat dari bambu hingga rusak dan memungkinkannya keluar masuk selama mencuri.

Juhri, pemilik toko, pertama kali mengetahui barang-barang dagangannya raib saat hendak melaksanakan salat subuh. Begitu mengetahui pagar anyaman bambu di bagian belakang sudah rusak, dia curiga dan langsung memeriksa barang dagangannya. Ternyata benar, spring bed dan satu unit sofa hilang. “Korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanggul,” ujar Kapolsek Tanggul AKP Sugeng Prayitno.

Kepada polisi, korban menjelaskan bahwa tokonya memang sedang direnovasi, sehingga hanya ditutup dengan pagar anyaman bambu. Setelah melakukan olah kejadian perkara, polisi mendapati sidik jari tersangka menempel di sekitar lokasi kejadian dan langsung menangkap tersangka.

Rupanya ini bukan aksi pertama pelaku. Sebelum ini, beberapa barang korban juga telah diambil tanpa izin. Saat dilakukan penangkapan, barang-barang korban yang hilang ada di rumah tersangka. “Tersangka membawa barang-barang tersebut satu per satu hingga kembali enam kali,” imbuhnya.

Kepada polisi, tersangka mengaku terlilit utang. Rencananya, barang-barang tersebut dijual dan uangnya akan digunakan untuk membayar utang. Saat ini, petugas telah menjerat tersangka dengan pasal 363 ayat (1) 3e dan 5e KUHP. “Barang-barang curiannya kami sita di polsek,” pungkasnya.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti