Pelaksanaan Pilkada Terapkan Protokol Covid-19

Tiap TPS Bakal Dijaga Petugas Medis

PERSIAPAN PENCOBLOSON: Bupati Jember dr Faida MMR dan Wakil Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Arief serius mengikuti video konferensi membahas pilkada. Kegiatan bersama Mendagri Tito Karnavian itu berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (5/6).

PATRANG.RADARJEMBER.ID- Apabila pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang dilaksanakan 9 Desember masih berada di masa pandemi Covid-19, maka pelaksanaanya bakal menggunakan protokol Covid -19. Baik panitia pencoblosan maupun pemilih, wajib menjaga jarak dan mengenakan masker.

IKLAN

“Seperti kita ketahui tahun 2020 ini ada pilkada serentak di 224 kabupaten, 37 kota dan 32 provinsi. Karena itu, ketika virus korona masih tetap berlangsung maka pelaksanaa pilkada memakai protokol kesehatan,” ungkap Drs KH Abdul Muqit Arief, Wakil Bupati Jember.

Penyataan itu disampaikannya usai mengikuti video konferensi (vikon) terkait pilkada serentak bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Kegiatan itu berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (5/6).

Pengasuh Ponpes Al Falah Karangharjo, Kecamatan Silo itu juga menerangkan, ada beberapa hal yang bakal berubah dalam tahapan pilkada serentak nantinya. Seperti kampanye dengan melibatkan banyak orang, tidak mungkin dilaksanakan karena pandemi. Maka sebagai gantinya, kata dia, tidak menutup kemungkinan kampanye akan dilaksanakan melalui daring atau media massa.

“Pilkada kali ini sangat berbeda sekali karena digelar ketika ada wabah korona. Untuk menghindari kerumunan, bisa jadi saat pencoblosan nanti tempat pemungutan suara akan diperbanyak,” imbuhnya.

Selain itu, di semua TPS akan disediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer dan ditempatkan pula petugas medis. Mereka akan menggunakan alat pelindung diri (APD). (kl)

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Mahrus Sholih