Warga Menghias Kampung Jompo

Berharap Jadi Lokasi Wisata Baru 

WARNA-WARNI: Beragam gambar dengan cat berwarna menghiasi dinding rumah warga di perkampungan Ledok Lor, Kelurahan Jember Kidul, tak jauh dari lokasi ruko ambruk di pertokoan Jompo. 

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masyarakat Jember, terutama warga sekitar Jompo, beberapa hari ini dihebohkan dengan robohnya sembilan rumah toko (ruko). Rupanya kejadian tersebut seolah menjadi wisata baru. Sebab, banyak warga yang mengerumuni lokasi kejadian. Nah, sekitar 20 meter dari lokasi kejadian, ada pemandangan unik yang dibuat warga. Mereka menyulap dinding-dinding sekitar kampung menjadi spot foto.

IKLAN

“Pengecatan dinding ini dilaksanakan untuk tiga RW,” tutur Alianto. Yakni, RW 22, RW 23, dan RW 24 di Kelurahan Jember Kidul. Pria yang menjadi Ketua RT 02 tersebut menjelaskan bahwa pekerjaan ini belum selesai. Sebab, masih banyak dinding yang belum dipulas. “Ini sudah minggu kedua. Rencananya, kami akan menyelesaikan pengerjaan ini selama dua bulan. Jadi, kurang enam minggu lagi,” ungkapnya.

Dia menuturkan, para warga mengecat rumah masing-masing pada hari Minggu. “Kalau hari minggu kan banyak yang libur, jadi bisa ramai-ramai mengecat tembok rumah,” ujarnya. Dia menyatakan, warga antusias dengan kegiatan itu. Hartono misalnya, salah satu warga RT 02, RW 23, tersebut mengaku senang dengan kegiatan hias kampung ini.

“Soalnya ini merekatkan tali persaudaraan sesama warga saat memulas tembok kampung bareng-bareng,” ucapnya. Pria 61 tahun tersebut memaparkan, kondisi kampung menjadi tidak kumuh setelah diberi warna yang beragam.

Tujuan lain dari kegiatan tersebut adalah membuat lahan pekerjaan untuk warga sekitar. “Kalau semua dinding sudah dicat, pasti akan jadi pemandangan yang menarik,” ungkapnya. Dengan demikian, lahan itu bisa difungsikan menjadi tempat wisata dengan banyak pilihan spot foto. Sebab, jika banyak yang datang, warga bisa berjualan di rumah masing-masing. Jadi, hal tersebut dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Alianto mengaku, awal mula kegiatan itu berangkat dari salah satu warga yang menjadi donatur. Dia menyumbangkan cat gratis untuk warga di Kampung Ledok Lor. Selain itu, ada beberapa pekerja yang didatangkan untuk melukis dinding. Mereka mengecat pada 23 Februari lalu. “Hari Minggu berikutnya, warga mengecat dinding mereka sendiri,” sambungnya.

Karena banyak warga yang tak memiliki bakat melukis, dia menuturkan, warga memulas sekreatif mungkin. Meski demikian, antusiasme warga tetap tinggi. Harapannya, penggarapan tersebut cepat selesai. Lalu, banyak orang yang datang ke sana.

Reporter : mg1

Fotografer : mg1

Editor : Mahrus Sholih