Serikat Darbuka Jember Komunitas Penggemar Musik Timur Tengah

MUSIK TIMUR TENGAH: Di Kabupaten Jember musik dari Timur Tengah dan mengandalkan Darbuka sebagai alat tetabuhannya mulai diminati oleh kalangan anak muda, bahkan mereka telah membentuk komunitas dan kerap melakukan latihan bersama.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penikmat agu-lagu timur tengah atau Arabia memang belum begitu dikenal orang terutama di Kabupaten Jember, diam-diam mereka telah membentuk sebuah komunitas.

IKLAN

Sarikat Darbuka Jember (SDJ) demikian nama komunitas pecinta lagu-lagu padang pasir, SDJ sendiri baru terbentuk tahun 2019 ini dan beranggotakan lebih dari tujuh puluh orang, berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Jember. “Darbuka sendiri merupakan alat musik dari Timur Tengah atau Arabian, sepintas mirip Jimbe dan terbuat dari alumunium dan biasa untuk mengiringi musik timur tengah atau,” ungkap Ahmad Abdullah Samsudin, salah satu anggota Komunitas SDJ.

Santri Pondok Pesantren Raden Rahmat, Talangsari Jember itu mengatakan, tidak mudah memang untuk memainkan alat musik tersebut. “Untuk bisa terampil menabuh alat musik Darbuka dibutuhkan waktu minimal satu bulan bagi pemula, karena kondisi jari harus lemas dan harus bisa melaraskan tempo irama.”terang Abdullah.

Dikatakan pula oleh Hadiq Afkar, anggota SDJ lainnya menambahkan, ia tertarik Darbuka ketika menghadiri kegiatan sholawat di kampungnya, tiba-tiba muncul keinginan pemuda asal Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari timbul keinginan untuk belajar alat musik Timur Tengah tersebut. “Pertama susah sekali dan butuh kesabaran untuk bisa menguasai alat musik ini, apalagi cuma mengandalkan kelincahan empat jari tangan terdiri dari dua jari tangan kanan dan dua jari tangan kiri untuk membunyikan Darbuka ini” jelas Afkar.

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor :