Aksi TOPI Bangsa Diikuti Ratusan Warga

LONG MARCH: Aksi massa yang bergerak dari Pemkab Jember ke DPRD Jember menyuarakan aspirasinya mendesak agar dilakukan penutupan STDI

RADARJEMBER.ID – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam kegiatan Tolak Penjajahan Ideologi (TOPI) Bangsa kemarin akhirnya turun ke jalan. Mereka menyuarakan agak pemerintah bisa segera melakukan tindakan kepada kelompok yang sudah menghina kyai dan juga menyudutkan masyarakat yang melaksanakan sholawat dan maulid nabi.

IKLAN

Dalam aksi hari ini, ratusan massa ini diawali dengan sholat Jumat di Masjid Jami Al Baitul Amien. Kemudian memadati halaman Pemkab Jember. Kegiatan sendiri diawali dengan sholawat dan dilanjutkan dengan orasi kebangsaan dan tausyiah oleh sejumlah tokoh agama.

Dilanjutkan dengan long march bersama menuju ke gedung DPRD Jember. Yang menarik, saat long march ini, ratusan massa ini disambut oleh puluhan masyarakat di sekitar Jembatan Semanggi Jember. Rombongan ini dibagikan air minum dan kue untuk para pengunjuk rasa yang turun ke jalan.

Dalam kegiatan ini, massa di Pemkab Jember tidak ditemui oleh pihak Pemkab Jember. Sementara di DPRD Jember ditemui oleh Hafidi dari PKB dan Alfian Andri Wijaya dari Gerindra. “Aksi ini dilaksanakan karena adanya kelompok yang sudah sangat meresahkan bagi umat Islam di Jember,” tegas Baiquni Purnomo, koordinator aksi.

Sehingga pihaknya meminta kepada Pemkab Jember untuk tegas dalam menyikapi masalah STDI yang sudah dianggap melecehkan kyai. “Kami minta Pemkab tegas. Jika tidak bisa saja nanti akan ada aksi massa yang lebih tegas,” jelasnya. Tentu jika pemkab dan DPRD Jember tidak tegas maka yang dirugikan masyarakat dan juga pihak kepolisian.

“Karena berapapun jumlah polisi, maka tidak akan mampu membendung aksi masyarakat yang sudah resah,” tegas Gus Baiqun, sapaan akrabnya.(*)

Reporter : Rangga Mahardika
Editor : Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :