Petani Minta Harga Gabah Stabil Sepanjang Tahun

BERHARAP STABIL: Petani meminta kepada pemerintah untuk mampu menyetabilkan harga gabah sepanjang tahun, termasuk saat berlangsung panen raya harga gabah tidak terjun bebas.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Disaat memasuki musim hujan seperti sekarang ini, Abdul Faseh serta sejumlah petani di Lingkungan Krajan, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari justru menikmati hasil pertanian mereka, apalagi harga gabah saat ini cukup stabil kisaran Rp.4.800 per Kg.

IKLAN

“Tanah sawah disini cukup produktif karena ketersediaan air cukup dan itu memungkinkan petani untuk menanam padi 3 sampai 4 kali dalam setahun.”ungkap Faseh. Diceritakan oleh Faseh, saat ini keberadaan sawah di Lingkungan Krajan, Kecamatan Sumbersari mencapai 10 hektar dan sekali panen bisa tembus 8 ton per hektar.

“Panen hari ini adalah hasil tanam di musim kemarau (MK) dua bulan Agustus lalu, alhamdulilah semua lancar dan petani bisa menikmati hasilnya apalagi harga gabah masih berpihak kepada petani,”imbuh Faseh, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Kecamatan Sumbersari.

Namun demikian kebahagiaan Faseh dan petani di Kabupaten Jember tidak berlangsung lama, pasalnya ketika berlangsung panen raya di bulan April, harga gabah cenderung terpuruk. Kecemasan petani di Kabupaten Jember ditanggapi serius oleh Jumantoro Ketua HKTI Kabupaten Jember, petani asal Desa Candijati, Kecamatan Arjasa itu mengatakan, sebenarnya keinginan petani tidak muluk-muluk meminta kepada pemerintah pusat untuk menyetabilkan harga gabah sepanjang tahun, termasuk saat berlangsungnya panen raya.

“Petani ketika panen raya malah dipusingkan karena harga gabah anjlok per Kg harga gabah Rp.2500 hingga Rp.3000, tidak seperti panen saat ini, oleh karena itu peran pemerintah sangat dibutuhkan oleh petani agar harga gabah tidak naik turun dan tetap stabil sepanjang tahun.”tegas Jumantoro. Selain itu Jumantoro merasa prihatin, karena sekarang ini dimana-mana lahan pertanian terjadi penyusutan, ini dikarenakan beralih fungsi sebagai kawasan perumahan.

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor :