Watu Ulo dan Payangan Tetap Rame

MULAI DIDATANGI WARGA: Mumpung libur kemarin, pantai Watu Ulo dan Payangan di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu mulai ramai dikunjungi wisatawan. Apalagi beberapa bulan kawasan tersebut ditutup akibat korona.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meski masih ada ancaman Pandemi Covid- 19, Lebaran Ketupat hari kedua di pantai Watu Ulo dan Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu tetap banyak wisatawan. Apalagi pada Senin (1/6) kemarin, libur tanggal merah.

IKLAN

Memang sudah menjadi tradisi setiap hari libur, apalagi masih hari raya ketupat kemarin.

Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Jember, pengunjung yang datang ke Watu Ulo hanya berdiri di pinggir pantai sambil melihat ombak. Memang, saat masuk melalui pintu utama, belum ada petugas jaga. Meski demikian, banyak pengunjung yang memilih lewat jalan sisi selatan, sehingga mobil dan motor diparkir di pinggir jalan.

Di wisata itu, banyak orangtua yang membawa anak kecil, dan membiarkan anaknya mandi di laut. “Saya hanya ingin melihat suasana di luar saja. Karena sejak pandemi korona dan ada larangan masuk tempat wisata dulu, saya memilih diam di rumah saja,” tutur Nurhayati, warga Ambulu.

Sementara di pantai Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Ambulu, suasana juga tak jauh beda. Lokasi ini juga tetap diserbu pengunjung. Mereka datang bukan hanya dari wilayah Kecamatan Ambulu saja, tetapi dari luar. Seperti Sumberbaru, Arjasa, Sumberjambe dan Tempurejo.

Pengunjung yang datang ke Pantai Payangan ini banyak yang mandi. Karena sudah menjadi tradisi kalau datang ke pantai mandi. Padahal, sudah ada larangan pengunjung dilarang untuk mandi. Tetapi larangan itu banyak yang dilanggar. ”Kalau sudah datang tidak mandi, rasanya nggak puas,” ujar Samsul, warga Arjasa yang ngajak dua anaknya yang masih kecil, ke lokasi tersebut.

Editor: Hadi Sumarsono
Reporter: Jumai
Fotografer: Jumai