Jangan Pertentangkan Pancasila dan Agama

Muspika Kompak Ikuti Pengajian Virtual

SERIUS IKUTI PENGAJIAN: Muspika dan kepala desa se-Kecamatan Sukorambi mengikuti pengajian virtual di pendapa kecamatan setempat. Ngaji daring tersebut memeringati hari lahir Pancasila.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengajian virtual dalam rangka hari lahir Pancasila 1 Juni berlangsung khidmat. Bahkan kegiatan berpusat di Pendapa Wahyawibawagraha itu juga dilihat oleh jajaran musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) secara daring.

IKLAN

Di Kecamatan Sukorambi, dari pantauan wartawan radarjember.id, muspika kecamatan setempat dan kepala desa (kades) kompak menyimak pengajian tersebut menggunakan layar lebar. Mereka mengikuti pengajian secara bersama-sama di pendapa kecamatan setempat, Senin (1/6) malam.

“Kegiatan seperti vikon maupun pengajian virtual sangat baik sekali. Karena bisa menguatkan hubungan antara muspika dan kades sehingga suasana kamtibmas di kecamatan semakin kondusif,” ungkap Bambang Rudianto, Camat Sukorambi.

Dalam pengajian virtual itu, Wakil Bupati Jember Drs KH A Muqit Arif dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember Prof Halim Subahar, memaparkan tentang nilai-nilai Pancasila. Keduanya meminta untuk tidak mempertentangkan Pancasila dan agama.

“Pancasila dan agama tidak perlu diperdebatkan karena semua sudah sepakat. Karena nilai-nilai Pancasila tidak bertentangan dan sesuai dengan ajaran agama manapun di Indonesia,” terang Wabup Muqit Arief.

Sementara itu, Halim Soebahar menegaskan, Pancasila harus lebih dikenalkan kepada generasi muda agar mereka tidak mudah terpapar oleh paham radikalisme.

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Mahrus Sholih