Gagal Menanjak, Jatuh Terbalik

Serunya Jelajah Alam dengan Trail Tua

BERBAHAYA: Sebagian peserta Geng Tril Tua Jember tak berhasil naik ke puncak di Sukorambi, kemarin. 

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di mana ada kemauan di situ ada jalan. Istilah ini sepertinya cocok untuk menggambarkan Geng Tril Tua Jember. Sekalipun motor mereka keluaran tahun 1980-an, tapi pada hari libur tahun baru kemarin dimanfaatkan untuk menjelajahi alam.

IKLAN

Komunitas motor jadul ini setidaknya melakukan perjalanan sejauh 60 kilometer. Mereka yang ikut menaklukkan sejumlah tantangan di Kecamatan Panti, Sukorambi, dan Patrang ada sekitar 250 orang. Beberapa tantangan yang dilintasi yaitu seperti permukiman warga, perkebunan, sungai, beberapa puncak perbukitan, dan jalanan terjal serta curam lainnya.

Menurut Erfan Jepang, salah seorang crosser, medan yang dilintasi diakuinya cukup sulit. Ditambah lagi dengan kondisi jalan setapak yang licin karena hujan. Saat melintasi beberapa tanjakan, motor jadul tersebut tak sedikit yang jatuh terbalik.

“Meski off roader sempat gagal di beberapa tanjakan, tetapi setelah mencoba trek tanjakan beberapa kali mereka berhasil,” ungkapnya. Kendati begitu, Erfan mengaku, pengalaman ini cukup membahagiakan dan bisa dia banggakan kepada keluarga.

Dikatakannya, dalam penjelajahan sejauh 60 kilometer yang melintasi tiga kecamatan itu terdapat satu trek tanjakan yang benar-benar menantang. Sejumlah motor tua bahkan terjatuh begitu melintasi tanjakan berlumpur. “Hanya bisa sampai 12 meter karena jalannya berlumpur. Beberapa off roader berhasil naik,” jelasnya.

Sementara itu, Yasin, salah satu off roader lainnya nekat mengendarai sepeda motor trail jenis Honda Win. Menurutnya, sekalipun medan sulit dan licin, dia tetap ikut menjelajah untuk mengisi libur tahun baru. “Libur bersama teman-teman membuat saya semakin semangat dan senang. Saya sempat kesulitan melewati jalan terjal dan licin. Tetapi itu memicu adrenalin bersama off roader yang lain,” ulasnya.

Mengisi liburan tahun baru dengan menjelajahi tiga kecamatan tersebut sengaja diagendakan. Dengan menjelajahi alam, mereka mengaku memiliki pengalaman menarik yang tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Terlebih, momen tahun baru menjadi pilihan bagi para pecinta motor lawas itu untuk libur bersama.

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih