Bisa Salurkan Pemain Internal

Askab PSSI Jember Dukung Kelanjutan Kompetisi Amatir

KESEMPATAN KEMBANGKAN BAKAT: Pemain muda Persid Jember saat menjalani latihan rutin, tahun lalu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kelanjutan kompetisi amatir atau yang biasa disebut Liga 3 memang sudah mulai mendapat titik terang. PSSI pun mulai memberikan perhatian kepada kompetisi terbesar se-Indonesia ini. Sebab, bakal melibatkan seluruh Asosiasi Provinsi (Asprov) dan memainkan ratusan pertandingan dari berbagai babak.

IKLAN

Wacana kelanjutan Liga 3 itu juga disambut positif oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Jember. Menurut Ketua Umum Askab PSSI Jember Sutikno, penyelenggaraan kembali Liga 3 musim ini tentu bakal berdampak besar bagi perkembangan pemain usia muda yang ada di daerah. Apalagi bagi mereka yang tidak dapat bergabung ke klub profesional Liga 2 maupun Liga 1.

Hal ini, lanjut dia, disebabkan jenjang karir pemain sepak bola harus dimulai dari status pemain amatir terlebih dahulu. “Karena di PSSI Jember sendiri memiliki 76 anggota klub internal, dan sangat berharap kompetisi Liga 3 maupun Piala Soeratin U-17 bisa digulirkan lagi untuk menyalurkan bakat pemain-pemain tersebut,” ungkap Sutikno.

Pengalaman bertanding di kompetisi amatir juga sangat penting bagi pemain klub internal. Khususnya yang baru saja merasakan sebuah kompetisi resmi PSSI. “Pemain Jember yang terjaring dari kompetisi internal Askab PSSI Jember masih butuh pengalaman untuk menambah pengalaman bagi pemain di pertandingan tingkat Jawa Timur,” lanjut Sutikno.

Sejak Liga 3 regional Jawa Timur diputar 2017 lalu, di Jember terdapat sejumlah klub amatir yang ikut berpartisipasi dalam kompetisi amatir tersebut. Mulai dari Persid Jember, Jember United, maupun Sindo Dharaka. Tetapi, ketiga klub tersebut sama-sama tidak menunjukkan prestasi yang cukup baik di Liga 3.

Persid Jember misalnya. Dari keikutsertaannya di Liga 3 selama tiga musim berturut-turut, belum sekalipun lolos dari zona provinsi. Bahkan tahun 2018 dan 2019 mereka terhenti di babak penyisihan grup Jatim. Pencapaian terbaik mereka pada tahun 2017 saja, saat bisa melangkah di babak 12 besar zona Jatim. Selebihnya, tim yang berdiri tahun 1952 ini belum menunjukkan taringnya lagi.

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti