Baru Dua Bulan Sudah Puluhan Warga Melapor

MELAPOR : Salah satu warga ketika melapor di posko Gerakan Tanggap dan Peduli Masyarakat Miskin

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Gerakan Tanggap dan Peduli Masyarakat Miskin (Tape Manis) menjadi harapan baru masyarakat miskin untuk mengurai persoalan. Hasilnya cukup mengejutkan. Baru dua bulan beroprasi, ternyata sudah puluhan warga yang melapor.

IKLAN

Gerakan ini sudah berjalan hampir dua bulan semenjak diresmikannya 17 Desember 2019 lalu. Dibukanya pelayanan mulai jam 08.00 sampai 16.00. Setiap harinya, ada sekitar satu sampai dua puluh warga datang melapor.

Pada Desember 2019 lalu, terhitung sejak 13 Desember sampai di launching pada 17 Desember 2019, sudah ada 40 pelapor. Sampai awal tahun ini sudah terhitung 44 pelapor. Keluhan paling banyak terkait keringanan biaya rumah sakit, BPJS dan KIS. Dan masih banyak pengajuan lainnya.

Salah satunya yang datang melapor adalah Sri Arifiani, Kasi Kesos Kecamatan Binakar. Dia datang pada Selasa (21/1) lalu di Wisma Wabup. Tujuannya untuk melaporkan salah satu warganya di RT 7, Tegal Asri, Desa Karang Anyar.
“Saya disarankan untuk datang ke Tape Manis saja. Kemarin kesini tapi tutup karena terlalu pagi. Jadi sekarang datang lagi, harapan saya supaya bisa cepat selesai dan itu bisa dirawat inap,” ujarnya.

Dengan banyaknya pelaporan tersebut, Wakil Bupati Irwan Bachtiar mengatakan, sudah ada peningkatan semenjak diresmikannya. Gerakan Tape Manis menurut dia mulai terlihat dari datangnya warga yang datang melapor.
“Kita sudah mulia action untuk membantu beberapa masyarakat miskin yang enggak masuk dalam jaminan sosial. Baik itu yang didanai APBN, APBD provinsi, dan Kabupaten. Sehingga ada beberapa warga miskin yang dalam keadaaan emergency kita mengeluarkan Surat Jaminan Bayar (SJB) baik di Puskesmas dan rumah sakit. Ada yang sudah dirujuk ke Surabaya,” jelas wakil bupati sekaligus ketua TKPKD.

Proses pelayanan gerakan Tape Manis ini bisa dibilang cepat. Warga hanya perlu datang membawa kartu identitas diri dan menyertakan keluhannya. Kemudian dilakukan survei di lapangan. Masalah bisa beres dalam satu hari.

 

Fotografer : Nuria Fina Maulida
Reporter : Nuria Fina Maulida
Redaktur : Hafid Asnan

Reporter :

Fotografer :

Editor : Hafid Asnan