Harga Cabai di Bondowoso Melonjak

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Harga cabai di Pasar Induk Bondowoso melonjak drastis. Selain karena mekanisme pasar yang disebabkan minimnya pasokan dari petani, juga karena cuaca ekstrem.

IKLAN

Salah seorang pedagang asal Tegalampel, Muhammad Andi Lukmanto mengatakan, harga cabai mengalami kenaikan sejak dua minggu terakhir. Cabai merah awalnya Rp 40 ribu, saat ini melonjak menjadi Rp 60 ribu per kilogram. Cabai kuning saat ini mencapai Rp 30 ribu dari sebelumnya hanya Rp 12 ribu per kilogram.

Harga jenis rawit hijau juga sama. Dari sebelumnya berkisar Rp 25 ribu, kini mencapai kisaran Rp 30 ribu per kilogram. Bahkan, harga jenis rawit merah sekarang sudah tembus pada kisaran Rp 50 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga ini sudah dirasakan para pedagang dua minggu yang lalu, berdasarkan informasi dari pedagang besar, kabarnya kenaikan harga terjadi karena banyak tanaman cabai petani yang mati akibat cuaca ekstrem,” terangnya Senin (20/1) kemarin.

Hal senada juga disebutkan Misrani, pedagang asal Curahdami. Menurutnya, ada juga pedagang yang mematok harga eceran hingga Rp 70 ribu per kilogram. “Pembeli semakin berkurang dikarenakan harga yang mahal. Akibatnya, banyak barang yang membusuk dan mengering dengan sendirinya,” paparnya.

Dia menyebutkan, kenaikan harga ini membuat para konsumen mengurangi jumlah pembelian. Yang biasanya membeli satu hingga lima kilogram, kini hanya setengah kilogram. Bahkan ada yang membeli dibawahnya.

Sebagai antisipasi, mereka mengurangi stok barang agar tidak rugi. “Konsumen ada, tapi pembeliannya berkurang. Mereka banyak yang mengeluh. Jadinya ya tetap harus sabar,” ujarnya. Mereka berharap, supaya harganya segera kembali stabil.

Reporter & Fotografer : Muhammad Nurul Yaqin
Redaktur : Hafid Asnan

Reporter :

Fotografer :

Editor :