alexametrics
25.2C
Jember
Tuesday, 9 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Pandemi, Pedagang Pakaian Bekas Merana

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi memang hampir berdampak pada semua sektor kehidupan. Termasuk para penjual pakaian bekas. Mereka merasakan penurunan penghasilan sampai 50 persen lebih.

Samsul, penjual babebo di Pasar Maesan, mengatakan, sangat merasakan dampak pandemi Covid-19. Hasil penjualannya mengalami penurunan drastis. Penurunannya mencapai 50 hingga 60 persen dari jumlah normal sebelum adanya pandemi. Untuk saat ini paling banyak hasil dari barangnya yang terjual hanya mencapai Rp 400 ribu rupiah. Sementara, sebelum adanya pandemi, dalam sehari dia bisa mendapatkan Rp 1 juta. “Itu bukan hanya laba saja. Tapi keseluruhan dari hasil barang yang terjual,” ujarnya.

Tak jarang, Samsul harus memperoleh hasil penjualan di bawah Rp 400 ribu dalam sehari. Karena memang sepi. Samsul hanya bisa pasrah dengan keadaan. “Kalau punya rejeki, penghasilan bisa lebih dari 400 ribu, tapi jarang itu. Kalau belum rejekinya bisa dapat 100 ribu saja dalam sehari,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk menyiasati, sering kali dia harus mengurangi harga jual di bawah harga kulakannya. Hal itu bertujuan agar barangnya cepat laku. “Ya pasti rugi kalau sudah seperti itu,” imbuhnya. Dia mengambil stok dari Bali dan Surabaya. “Kadang saya ke sana langsung. Kadang dikirim lewat paket,” lanjutnya.

Sepinya para pembeli kadang membuat Samsul menutup lapak jualannya lebih awal. Biasanya hanya sampai pukul 12.00 untuk saat ini. Sementara, sebelum adanya pandemi bisa tutup sampai pukul 14.00. “Kalau sudah gak ada orang yang beli, mau ngapain. Kan mending tutup,” ucapnya.

Sementara itu, Herman, penjual babebo lainnya membenarkan bahwa para pedagang babebo saat ini mengalami penurunan penghasilan. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini perekonomian juga menurun drastis. Sementara, kebutuhan sehari-hari tetap. “Biaya hidup tinggi, penghasilan menurun,” pungkasnya.

 

Jurnalis : mg3
Fotografer : mg3
Redaktur : Solikhul Huda

 

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi memang hampir berdampak pada semua sektor kehidupan. Termasuk para penjual pakaian bekas. Mereka merasakan penurunan penghasilan sampai 50 persen lebih.

Samsul, penjual babebo di Pasar Maesan, mengatakan, sangat merasakan dampak pandemi Covid-19. Hasil penjualannya mengalami penurunan drastis. Penurunannya mencapai 50 hingga 60 persen dari jumlah normal sebelum adanya pandemi. Untuk saat ini paling banyak hasil dari barangnya yang terjual hanya mencapai Rp 400 ribu rupiah. Sementara, sebelum adanya pandemi, dalam sehari dia bisa mendapatkan Rp 1 juta. “Itu bukan hanya laba saja. Tapi keseluruhan dari hasil barang yang terjual,” ujarnya.

Tak jarang, Samsul harus memperoleh hasil penjualan di bawah Rp 400 ribu dalam sehari. Karena memang sepi. Samsul hanya bisa pasrah dengan keadaan. “Kalau punya rejeki, penghasilan bisa lebih dari 400 ribu, tapi jarang itu. Kalau belum rejekinya bisa dapat 100 ribu saja dalam sehari,” terangnya.

Mobile_AP_Half Page

Untuk menyiasati, sering kali dia harus mengurangi harga jual di bawah harga kulakannya. Hal itu bertujuan agar barangnya cepat laku. “Ya pasti rugi kalau sudah seperti itu,” imbuhnya. Dia mengambil stok dari Bali dan Surabaya. “Kadang saya ke sana langsung. Kadang dikirim lewat paket,” lanjutnya.

Sepinya para pembeli kadang membuat Samsul menutup lapak jualannya lebih awal. Biasanya hanya sampai pukul 12.00 untuk saat ini. Sementara, sebelum adanya pandemi bisa tutup sampai pukul 14.00. “Kalau sudah gak ada orang yang beli, mau ngapain. Kan mending tutup,” ucapnya.

Sementara itu, Herman, penjual babebo lainnya membenarkan bahwa para pedagang babebo saat ini mengalami penurunan penghasilan. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini perekonomian juga menurun drastis. Sementara, kebutuhan sehari-hari tetap. “Biaya hidup tinggi, penghasilan menurun,” pungkasnya.

 

Jurnalis : mg3
Fotografer : mg3
Redaktur : Solikhul Huda

 

Desktop_AP_Leaderboard 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi memang hampir berdampak pada semua sektor kehidupan. Termasuk para penjual pakaian bekas. Mereka merasakan penurunan penghasilan sampai 50 persen lebih.

Samsul, penjual babebo di Pasar Maesan, mengatakan, sangat merasakan dampak pandemi Covid-19. Hasil penjualannya mengalami penurunan drastis. Penurunannya mencapai 50 hingga 60 persen dari jumlah normal sebelum adanya pandemi. Untuk saat ini paling banyak hasil dari barangnya yang terjual hanya mencapai Rp 400 ribu rupiah. Sementara, sebelum adanya pandemi, dalam sehari dia bisa mendapatkan Rp 1 juta. “Itu bukan hanya laba saja. Tapi keseluruhan dari hasil barang yang terjual,” ujarnya.

Tak jarang, Samsul harus memperoleh hasil penjualan di bawah Rp 400 ribu dalam sehari. Karena memang sepi. Samsul hanya bisa pasrah dengan keadaan. “Kalau punya rejeki, penghasilan bisa lebih dari 400 ribu, tapi jarang itu. Kalau belum rejekinya bisa dapat 100 ribu saja dalam sehari,” terangnya.

Untuk menyiasati, sering kali dia harus mengurangi harga jual di bawah harga kulakannya. Hal itu bertujuan agar barangnya cepat laku. “Ya pasti rugi kalau sudah seperti itu,” imbuhnya. Dia mengambil stok dari Bali dan Surabaya. “Kadang saya ke sana langsung. Kadang dikirim lewat paket,” lanjutnya.

Sepinya para pembeli kadang membuat Samsul menutup lapak jualannya lebih awal. Biasanya hanya sampai pukul 12.00 untuk saat ini. Sementara, sebelum adanya pandemi bisa tutup sampai pukul 14.00. “Kalau sudah gak ada orang yang beli, mau ngapain. Kan mending tutup,” ucapnya.

Sementara itu, Herman, penjual babebo lainnya membenarkan bahwa para pedagang babebo saat ini mengalami penurunan penghasilan. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini perekonomian juga menurun drastis. Sementara, kebutuhan sehari-hari tetap. “Biaya hidup tinggi, penghasilan menurun,” pungkasnya.

 

Jurnalis : mg3
Fotografer : mg3
Redaktur : Solikhul Huda

 

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2