alexametrics
20.3C
Jember
Wednesday, 21 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Bantaran Sungai Sampean Ambrol

Titik Longsor di Kelurahan Tamansari

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Terjadi longsor di bantaran Sungai Sampean, Kelurahan Tamansari, Bondowoso, Minggu (4/4) lalu. Kebetulan di titik longsor, dipakai warga sekitar untuk menyimpan barang. Ketika longsor, akhirnya ikut tergerus. Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, titik longsor berdekatan dengan rumah warga.

Sunan Hermanto, 36, warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi, menyampaikan, dalam sehari terjadi dua kali longsor. Longsor pertama terjadi Minggu pukul 17.00. Kemudian pukul 22.00 longsor kembali terjadi di tempat itu. “Di tempat yang longsor ini, tempat saya nyimpen bahan. Jadi, ikut semua,” ujar pria yang berprofesi sebagai tukang las tersebut. Akibat kejadian itu, dia mengalami kerugian sekitar Rp 4,5 juta.

Untuk penyebab longsor, Sunan menyebut, karena ada pohon tumbang yang tumbuh di tebing. Bukan karena hujan atau banjir. Selama ini, tidak ada yang berani menebang atau memotong dahan pohon tersebut. Sebab, tumbuhnya pohon dari samping tebing, bukan dari bawah. Pohon ini juga lumayan tinggi. “Saya nyuruh orang, gak berani. Takut jatuh katanya,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut, Sunan mengatakan, BPBD dan Dinas PUPR Bondowoso sudah mengunjungi tempat longsor itu. Mereka melakukan asesmen serta memberikan bantuan kepada para korban yang terdampak. “Sudah dapat bantuan sembako dari BPBD. Kemudian, PUPR sudah melaporkan ke provinsi katanya. Ini kan masih ikut provinsi,” paparnya.

Dia berharap bekas longsor tersebut bisa segera mendapat penanganan dan segera diperbaiki. Menurutnya, ketika hal ini dibiarkan, maka longsor bisa terjadi lagi dan bertambah parah.

Jurnalis: mg3
Fotografer: mg3
Editor: Solikhul Huda

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Terjadi longsor di bantaran Sungai Sampean, Kelurahan Tamansari, Bondowoso, Minggu (4/4) lalu. Kebetulan di titik longsor, dipakai warga sekitar untuk menyimpan barang. Ketika longsor, akhirnya ikut tergerus. Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, titik longsor berdekatan dengan rumah warga.

Sunan Hermanto, 36, warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi, menyampaikan, dalam sehari terjadi dua kali longsor. Longsor pertama terjadi Minggu pukul 17.00. Kemudian pukul 22.00 longsor kembali terjadi di tempat itu. “Di tempat yang longsor ini, tempat saya nyimpen bahan. Jadi, ikut semua,” ujar pria yang berprofesi sebagai tukang las tersebut. Akibat kejadian itu, dia mengalami kerugian sekitar Rp 4,5 juta.

Untuk penyebab longsor, Sunan menyebut, karena ada pohon tumbang yang tumbuh di tebing. Bukan karena hujan atau banjir. Selama ini, tidak ada yang berani menebang atau memotong dahan pohon tersebut. Sebab, tumbuhnya pohon dari samping tebing, bukan dari bawah. Pohon ini juga lumayan tinggi. “Saya nyuruh orang, gak berani. Takut jatuh katanya,” imbuhnya.

Mobile_AP_Half Page

Lebih lanjut, Sunan mengatakan, BPBD dan Dinas PUPR Bondowoso sudah mengunjungi tempat longsor itu. Mereka melakukan asesmen serta memberikan bantuan kepada para korban yang terdampak. “Sudah dapat bantuan sembako dari BPBD. Kemudian, PUPR sudah melaporkan ke provinsi katanya. Ini kan masih ikut provinsi,” paparnya.

Dia berharap bekas longsor tersebut bisa segera mendapat penanganan dan segera diperbaiki. Menurutnya, ketika hal ini dibiarkan, maka longsor bisa terjadi lagi dan bertambah parah.

Jurnalis: mg3
Fotografer: mg3
Editor: Solikhul Huda

Desktop_AP_Leaderboard 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Terjadi longsor di bantaran Sungai Sampean, Kelurahan Tamansari, Bondowoso, Minggu (4/4) lalu. Kebetulan di titik longsor, dipakai warga sekitar untuk menyimpan barang. Ketika longsor, akhirnya ikut tergerus. Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, titik longsor berdekatan dengan rumah warga.

Sunan Hermanto, 36, warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi, menyampaikan, dalam sehari terjadi dua kali longsor. Longsor pertama terjadi Minggu pukul 17.00. Kemudian pukul 22.00 longsor kembali terjadi di tempat itu. “Di tempat yang longsor ini, tempat saya nyimpen bahan. Jadi, ikut semua,” ujar pria yang berprofesi sebagai tukang las tersebut. Akibat kejadian itu, dia mengalami kerugian sekitar Rp 4,5 juta.

Untuk penyebab longsor, Sunan menyebut, karena ada pohon tumbang yang tumbuh di tebing. Bukan karena hujan atau banjir. Selama ini, tidak ada yang berani menebang atau memotong dahan pohon tersebut. Sebab, tumbuhnya pohon dari samping tebing, bukan dari bawah. Pohon ini juga lumayan tinggi. “Saya nyuruh orang, gak berani. Takut jatuh katanya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sunan mengatakan, BPBD dan Dinas PUPR Bondowoso sudah mengunjungi tempat longsor itu. Mereka melakukan asesmen serta memberikan bantuan kepada para korban yang terdampak. “Sudah dapat bantuan sembako dari BPBD. Kemudian, PUPR sudah melaporkan ke provinsi katanya. Ini kan masih ikut provinsi,” paparnya.

Dia berharap bekas longsor tersebut bisa segera mendapat penanganan dan segera diperbaiki. Menurutnya, ketika hal ini dibiarkan, maka longsor bisa terjadi lagi dan bertambah parah.

Jurnalis: mg3
Fotografer: mg3
Editor: Solikhul Huda

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

×Info Langganan Koran