alexametrics
20.9C
Jember
Wednesday, 21 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Sediakan Wadah Apresiasi Seni Bagi Siswa

SMAN 2 Bondowoso Gelar “Angkasa 2021” Ditengah Pandemi

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Masa pandemi yang belum diketahui kapan berahkhirnya. Ternyata tidak menyurutkan SMAN 2 Bondowoso untuk tetap menggelar agenda tahunan mereka. Yakni acara yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para siswa, menampilkan bakat dan minatnya khususnya dalam seni dan sastra.

Agenda tahun ini digelar dengan cara yang berbeda. Menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang sedang terjadi. Kalau biasanya untuk agenda tahunan, SMAN 2 Bondowoso memiliki kegiatan bersepeda bareng (pancalan) yang diikuti guru, siswa dan alumninya dan diakhiri dengan Malam Gelar Seni SMADA (Magenda) yang terbuka untuk umum. Tapi, pada tahun ini, acara tersebut dipangkas dan mengalami perubahan konsep. Pancalan ditiadakan dan Magenda digantikan dengan Ajang Kreasi Seni dan Sastra (Angkasa). Hal tersebut bertujuan untuk tetap memberikan wadah kepada para siswa menyalurkan bakat seni dan sastra yang mereka miliki.

Jarimin, Plt. Kepala sekolah SMAN 2 Bondowoso mengatakan, acara tersebut berisi berbagai penampilan karya siswa kelas X dan kelas XI. Ada yang menggambarkan ungkapan keadaan masyarakat Indonesia sebelum dan sesudah terdampak pandemi, serta harapan kedepan seperti apa.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jarimin menjelaskan, selain sebagai wadah untuk gelar seni dan sastra, diharapkan menjadi pembelajaran siswa dalam mengorganisasikan banyak hal. “Ini bisa menjadi latihan manajemen anak-anak dalam mengorganisasikan sesuatu,” katanya.

“Selain itu, keterampilan bernegosiasi, berkomunikasi, mengorganisir, serta karakter anak akan terlatih disitu,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bondowoso, Sugiono Eksantoso mengapresiasi kegiatan tersebut. Meskipun situasi saat ini Bondowoso belum lepas sepenuhnya dari pandemi.

Dirinya menilai bahwa acara tersebut merupakan sebuah bentuk apresiasi kepada para siswa. “SMAN 2 ini memiliki banyak potensi yang tidak diragukan lagi. Setingkat pelajar bisa membuat acara sebagus ini saya rasa sebuah karya yang luar biasa,” paparnya.

Lebih lanjut, dirinya mengharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah yang lain. Khususnya yang ada di wilayah Bondowoso dan sekitarnya. “Mudah-mudahan sekolah yang lain juga bisa memberikan ruang untuk mengembangkan bakat kepada siswanya,” pungkasnya.

 

Reporter: Ilham Wahyudi
Redaktur: Sholikhul Huda
Foto: SMAN 2 Bondowoso

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Masa pandemi yang belum diketahui kapan berahkhirnya. Ternyata tidak menyurutkan SMAN 2 Bondowoso untuk tetap menggelar agenda tahunan mereka. Yakni acara yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para siswa, menampilkan bakat dan minatnya khususnya dalam seni dan sastra.

Agenda tahun ini digelar dengan cara yang berbeda. Menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang sedang terjadi. Kalau biasanya untuk agenda tahunan, SMAN 2 Bondowoso memiliki kegiatan bersepeda bareng (pancalan) yang diikuti guru, siswa dan alumninya dan diakhiri dengan Malam Gelar Seni SMADA (Magenda) yang terbuka untuk umum. Tapi, pada tahun ini, acara tersebut dipangkas dan mengalami perubahan konsep. Pancalan ditiadakan dan Magenda digantikan dengan Ajang Kreasi Seni dan Sastra (Angkasa). Hal tersebut bertujuan untuk tetap memberikan wadah kepada para siswa menyalurkan bakat seni dan sastra yang mereka miliki.

Jarimin, Plt. Kepala sekolah SMAN 2 Bondowoso mengatakan, acara tersebut berisi berbagai penampilan karya siswa kelas X dan kelas XI. Ada yang menggambarkan ungkapan keadaan masyarakat Indonesia sebelum dan sesudah terdampak pandemi, serta harapan kedepan seperti apa.

Mobile_AP_Half Page

Jarimin menjelaskan, selain sebagai wadah untuk gelar seni dan sastra, diharapkan menjadi pembelajaran siswa dalam mengorganisasikan banyak hal. “Ini bisa menjadi latihan manajemen anak-anak dalam mengorganisasikan sesuatu,” katanya.

“Selain itu, keterampilan bernegosiasi, berkomunikasi, mengorganisir, serta karakter anak akan terlatih disitu,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bondowoso, Sugiono Eksantoso mengapresiasi kegiatan tersebut. Meskipun situasi saat ini Bondowoso belum lepas sepenuhnya dari pandemi.

Dirinya menilai bahwa acara tersebut merupakan sebuah bentuk apresiasi kepada para siswa. “SMAN 2 ini memiliki banyak potensi yang tidak diragukan lagi. Setingkat pelajar bisa membuat acara sebagus ini saya rasa sebuah karya yang luar biasa,” paparnya.

Lebih lanjut, dirinya mengharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah yang lain. Khususnya yang ada di wilayah Bondowoso dan sekitarnya. “Mudah-mudahan sekolah yang lain juga bisa memberikan ruang untuk mengembangkan bakat kepada siswanya,” pungkasnya.

 

Reporter: Ilham Wahyudi
Redaktur: Sholikhul Huda
Foto: SMAN 2 Bondowoso

Desktop_AP_Leaderboard 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Masa pandemi yang belum diketahui kapan berahkhirnya. Ternyata tidak menyurutkan SMAN 2 Bondowoso untuk tetap menggelar agenda tahunan mereka. Yakni acara yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para siswa, menampilkan bakat dan minatnya khususnya dalam seni dan sastra.

Agenda tahun ini digelar dengan cara yang berbeda. Menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang sedang terjadi. Kalau biasanya untuk agenda tahunan, SMAN 2 Bondowoso memiliki kegiatan bersepeda bareng (pancalan) yang diikuti guru, siswa dan alumninya dan diakhiri dengan Malam Gelar Seni SMADA (Magenda) yang terbuka untuk umum. Tapi, pada tahun ini, acara tersebut dipangkas dan mengalami perubahan konsep. Pancalan ditiadakan dan Magenda digantikan dengan Ajang Kreasi Seni dan Sastra (Angkasa). Hal tersebut bertujuan untuk tetap memberikan wadah kepada para siswa menyalurkan bakat seni dan sastra yang mereka miliki.

Jarimin, Plt. Kepala sekolah SMAN 2 Bondowoso mengatakan, acara tersebut berisi berbagai penampilan karya siswa kelas X dan kelas XI. Ada yang menggambarkan ungkapan keadaan masyarakat Indonesia sebelum dan sesudah terdampak pandemi, serta harapan kedepan seperti apa.

Jarimin menjelaskan, selain sebagai wadah untuk gelar seni dan sastra, diharapkan menjadi pembelajaran siswa dalam mengorganisasikan banyak hal. “Ini bisa menjadi latihan manajemen anak-anak dalam mengorganisasikan sesuatu,” katanya.

“Selain itu, keterampilan bernegosiasi, berkomunikasi, mengorganisir, serta karakter anak akan terlatih disitu,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bondowoso, Sugiono Eksantoso mengapresiasi kegiatan tersebut. Meskipun situasi saat ini Bondowoso belum lepas sepenuhnya dari pandemi.

Dirinya menilai bahwa acara tersebut merupakan sebuah bentuk apresiasi kepada para siswa. “SMAN 2 ini memiliki banyak potensi yang tidak diragukan lagi. Setingkat pelajar bisa membuat acara sebagus ini saya rasa sebuah karya yang luar biasa,” paparnya.

Lebih lanjut, dirinya mengharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah yang lain. Khususnya yang ada di wilayah Bondowoso dan sekitarnya. “Mudah-mudahan sekolah yang lain juga bisa memberikan ruang untuk mengembangkan bakat kepada siswanya,” pungkasnya.

 

Reporter: Ilham Wahyudi
Redaktur: Sholikhul Huda
Foto: SMAN 2 Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

×Info Langganan Koran