alexametrics
20.3C
Jember
Wednesday, 21 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Polres Bondowoso Kirim Bantuan untuk Korban Banjir NTT

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Polres Bondowoso mengirimkan sejumlah logistik untuk membantu korban banjir di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Mulai mie instan, beras, teh, kopi, gula, susu bayi, biskuit, dan beras.

Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz mengatakan, bantuan yang diberikan mencapai 200 box paket sembako. “Bantuannya beragam ya, menyesuaikan dengan kebutuhan yang paling mendesak dari korban,” katanya.

Dijelaskan, bantuan yang diberikan merupakan hasil swadaya dari seluruh jajarannya, baik yang ada di Mako Polres, maupun Polsek jajaran. “Sistemnya seikhlasnya,” ungkap Kapolres Erick.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bantuan yang akan dikirimkan pun, dikoordinasikan dengan Polda Jatim. Karena, hampir di semua kabupaten di Jawa Timur melakukan aksi peduli untuk korban banjir di wilayah timur Indonesia itu. “Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk korban disana,” ungkapnya.

Perlu diketahui, berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Senin (5/4), pukul 23.00 WIB sebanyak 2.019 KK atau 8.424 warga mengungsi akibat bencana banjir di NTT. Kemudian ada 1.083 KK atau 2.683 warga lainnya terdampak. Pengungsian terbesar diidentifikasi berada di Kabupaten Sumba Timur dengan jumlah 7.212 jiwa (1.803 KK) , Lembata 958, Rote Ndao 672 (153 KK), Sumba Barat 284 (63 KK) dan Flores Timur 256.

Adapun, Total warga meninggal dunia (MD) berjumlah 128 warga meninggal dunia selama cuaca ekstrem berlangsung di beberapa wilayah tersebut, dengan rincian Kabupaten Lembata 67 orang, Flores Timur 49, dan Alor 12. Total korban hilang mencapai 72 orang, dengan rincian Kabupaten Alor 28 orang, Flores Timur 23, dan Lembata 21.

Bencana cuaca ekstrem di beberapa wilayah tadi juga berdampak pada sejumlah kerugian total antara lain 1.962 unit rumah terdampak, 119 unit rumah rusak berat (RB), 118 unit rumah rusak sedang (RS) dan 34 unit rumah rusak ringan (RR), sedangkan fasilitas umum (fasum) 14 unit RB, 1 RR dan 84 unit lain terdampak.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Istimewa
Editor: Solikhul Huda

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Polres Bondowoso mengirimkan sejumlah logistik untuk membantu korban banjir di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Mulai mie instan, beras, teh, kopi, gula, susu bayi, biskuit, dan beras.

Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz mengatakan, bantuan yang diberikan mencapai 200 box paket sembako. “Bantuannya beragam ya, menyesuaikan dengan kebutuhan yang paling mendesak dari korban,” katanya.

Dijelaskan, bantuan yang diberikan merupakan hasil swadaya dari seluruh jajarannya, baik yang ada di Mako Polres, maupun Polsek jajaran. “Sistemnya seikhlasnya,” ungkap Kapolres Erick.

Mobile_AP_Half Page

Bantuan yang akan dikirimkan pun, dikoordinasikan dengan Polda Jatim. Karena, hampir di semua kabupaten di Jawa Timur melakukan aksi peduli untuk korban banjir di wilayah timur Indonesia itu. “Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk korban disana,” ungkapnya.

Perlu diketahui, berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Senin (5/4), pukul 23.00 WIB sebanyak 2.019 KK atau 8.424 warga mengungsi akibat bencana banjir di NTT. Kemudian ada 1.083 KK atau 2.683 warga lainnya terdampak. Pengungsian terbesar diidentifikasi berada di Kabupaten Sumba Timur dengan jumlah 7.212 jiwa (1.803 KK) , Lembata 958, Rote Ndao 672 (153 KK), Sumba Barat 284 (63 KK) dan Flores Timur 256.

Adapun, Total warga meninggal dunia (MD) berjumlah 128 warga meninggal dunia selama cuaca ekstrem berlangsung di beberapa wilayah tersebut, dengan rincian Kabupaten Lembata 67 orang, Flores Timur 49, dan Alor 12. Total korban hilang mencapai 72 orang, dengan rincian Kabupaten Alor 28 orang, Flores Timur 23, dan Lembata 21.

Bencana cuaca ekstrem di beberapa wilayah tadi juga berdampak pada sejumlah kerugian total antara lain 1.962 unit rumah terdampak, 119 unit rumah rusak berat (RB), 118 unit rumah rusak sedang (RS) dan 34 unit rumah rusak ringan (RR), sedangkan fasilitas umum (fasum) 14 unit RB, 1 RR dan 84 unit lain terdampak.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Istimewa
Editor: Solikhul Huda

Desktop_AP_Leaderboard 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Polres Bondowoso mengirimkan sejumlah logistik untuk membantu korban banjir di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Mulai mie instan, beras, teh, kopi, gula, susu bayi, biskuit, dan beras.

Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz mengatakan, bantuan yang diberikan mencapai 200 box paket sembako. “Bantuannya beragam ya, menyesuaikan dengan kebutuhan yang paling mendesak dari korban,” katanya.

Dijelaskan, bantuan yang diberikan merupakan hasil swadaya dari seluruh jajarannya, baik yang ada di Mako Polres, maupun Polsek jajaran. “Sistemnya seikhlasnya,” ungkap Kapolres Erick.

Bantuan yang akan dikirimkan pun, dikoordinasikan dengan Polda Jatim. Karena, hampir di semua kabupaten di Jawa Timur melakukan aksi peduli untuk korban banjir di wilayah timur Indonesia itu. “Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk korban disana,” ungkapnya.

Perlu diketahui, berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Senin (5/4), pukul 23.00 WIB sebanyak 2.019 KK atau 8.424 warga mengungsi akibat bencana banjir di NTT. Kemudian ada 1.083 KK atau 2.683 warga lainnya terdampak. Pengungsian terbesar diidentifikasi berada di Kabupaten Sumba Timur dengan jumlah 7.212 jiwa (1.803 KK) , Lembata 958, Rote Ndao 672 (153 KK), Sumba Barat 284 (63 KK) dan Flores Timur 256.

Adapun, Total warga meninggal dunia (MD) berjumlah 128 warga meninggal dunia selama cuaca ekstrem berlangsung di beberapa wilayah tersebut, dengan rincian Kabupaten Lembata 67 orang, Flores Timur 49, dan Alor 12. Total korban hilang mencapai 72 orang, dengan rincian Kabupaten Alor 28 orang, Flores Timur 23, dan Lembata 21.

Bencana cuaca ekstrem di beberapa wilayah tadi juga berdampak pada sejumlah kerugian total antara lain 1.962 unit rumah terdampak, 119 unit rumah rusak berat (RB), 118 unit rumah rusak sedang (RS) dan 34 unit rumah rusak ringan (RR), sedangkan fasilitas umum (fasum) 14 unit RB, 1 RR dan 84 unit lain terdampak.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Istimewa
Editor: Solikhul Huda

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

×Info Langganan Koran