Polres Proses Laporan PKB, Tentang Postingan di WA Grup Aksara Naga

LAPORKAN ITE: Beberapa Bacaleg dari PKB melaporkan dugaan pelanggaran ITE pada salah satu grup Whastapp. Mereka merasa telah dihina.

BONDOWOSO RADARJEMBER.ID – Tanganmu harimaumu. Inilah kata-kata yang tepat bagi para pengguna netizen. Sebab jika salah, akan berurusan dengan hukum. Ini pula yang terjadi pada salah satu anggota grup Aksara Naga. Karena postingan, anggotra grup berinisial AM, warga Desa/Kecamatan Wringin, dilaporkan. Pihak yang melaporkan adalah rombongan Bacaleg PKB Bondowoso.

IKLAN

Tepatnya ada empat orang pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendatangi Polres Bondowoso, untuk melaporkan AM pekan lalu (26/7). Tiga diantaranya adalah Bakal Calon Legislatif (Bacaleg). Mereka melaporkan salah seorang anggota grup whatsapp Aksara Naga karena dianggap telah menghina PKB.

Grup Aksara Naga sendiri adalah grup Whatsapp yang beranggotakan 242 peserta. Didalamnya ada ASN yang kebanyakan pejabat, politisi, tokoh agama sampai jurnalis.

Tiga bacaleg yang melaporkan itu adalah KH Zainul Faozan yang saat ini menjadi anggota DPRD Bondowoso dan juga Wakil DPC PKB Bondowoso, Suyitno yang saat ini menjadi ketua PAC PKB Sukosari dan akan maju di Dapil 3, dan Muhammad Wahyudi Arifin yang akan maju di Dapil 2. Mereka melapor bersama Ketua LPP PKB Nanang, Nurahman Hadiyattullah dan Kuasa Hukum Eko Saputro CS.

KH Zainul Faozan mengungkapkan, yang dilaporkan adalah keponakannya sendiri yang berinisial AM, warga Wringin. Menurutnya jika masalah keluarga, cukup meminta maaf. Namun apa yang disebarkan berhubungan dengan institusi atau nama besar PKB. “Masak bilang ketuanya iblis dan calegnya setan, ini penghinaan,” tegasnya.

Berdasarkan laporan, duduk perkara itu terjadi pada 25 Juli 2018 sekitar pukul 15.08. Nomor HP inisial AM telah sengaja dan tanpa hak mendistribusikan informasi elektronik yang isinya diduga untuk menimbulkan kebencian atau permusuhan. Isinya disampaikan dalam Bahasa Madura, yakni ‘ambupon,,.pkb ja’esse’en soarah,,,ketoanah ekantoh iblis,,,calegkah setan,,’. (Sudah, PKB jangan diberi suara, Ketuanya Iblis, Caleg-nya Setan).

Eko Saputro mengatakan, para pelapor adalah Pengurus DPC PKB Bondowoso, LPP DPC PKB Bondowoso dan Bacaleg DPC PKB yang sudah terdaftar di KPU. Mereka merasa dirugikan dan merasa dihina atas adanya pesan elektronik tersebut. “Untuk itu mohon kepada Polres Bondowoso segera melakukan tindakan penyelidikan terhadap pelapor yang telah sengaja mengupload kata-kata tersebut,” tegasnya.

Menurut Eko, terlapor melanggar UU No 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sebab telah menyebarkan WA dengan muatan ujaran kebencian. (*)

Penulis : Sholikhul Huda
Fotografer : Sholikhul Huda

Editor: Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :