Anak Nelayan Yatim Jadi Perhatian Bupati

PUGER- Fadel, salah satu anak nelayan yang jadi yatim, setelah sang ayah almarhum Cecep, jadi korban tewas kecelakaan kapal nelayan “Joko Berek”, di Plawangan Puger. Beban hidup bocah SD itu pun tambah berat. Sebab ternyata, ibunya tak ada di rumah karena kerja jadi TKW di luar negeri.

IKLAN

Bocah yang bercita-cita jadi Marinir, setiap harinya tinggal bertiga dengan ayah dan kakak perempuannya. Setelah ayahnya tiada, praktis dia hanya berdua di rumah. “Biasanya ayahnya yang berperan jadi ibu. Sekarang Fadel hanya tinggal berdua dengan Ulfa,” terang Faida, usai berkunjung ke rumah duka, Minggu (22/7) kemarin.

Karena khawatir tak bisa mendapat makan, Bupati Faida mencari ibu asuh yang bersedia memberi makan untuk si yatim Fadel dan Ulfa. “Alhamdulillah ada penjual nasi yang siap mensuplai makanan setiap harinya. Nanti bulanannya biar saya yang bayar,” janji Faida.

Bupati tak hanya memberi bantuan, tapi juga menyampaikan ucapan bela sungkawa, serta dukungan moral kepada keluarga almarhum. Bahkan, melalui pemerintah daerah, bupati juga menanggung kebutuhan hidup dan sekolah dua anak Cecep tersebut.

Faida menjelaskan, upaya ini merupakan bentuk ihktiyar agar janda-janda nelayan tersebut mendapatkan hak-hak mereka. Termasuk anak-anak almarhum Cecep agar tetap bisa sekolah.

Selain itu, keluarga korban akan mendapat bantuan dari Kementerian Sosial dan Presiden RI. Mereka mendapatkan total Rp 15 juta. Tak hanya itu, bantuan juga diberikan Pemkab Jember, masing-masing Rp 5 juta per orang. Oleh karenanya, dia meminta Dinsos, dan Dispenduk Capil Jember, membantu untuk menuntaskan keperluan keluarga korban agar bisa mendapatkan bantuan tersebut.

Fotografer : Mahrus Solih

Reporter    : Rully Efendi

Editor        : Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :