PSI Gaet Generasi Milenial

BIDIK MILENIAL : Ketua PSI Fahrul Hasan ketika menyerahkan form pendaftaran ke KPU kemarin didampingi pengurus PSI dan Bacaleg. PSI membidik generasi milenial dalam pemilu 2019 nanti.

RADARJEMBER.ID – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi parpol ketujuh yang mendaftatkan calegnya ke KPU Lumajang hari ini. PSI bertekad mengajak generasi milenial untuk turun ke parlemen, bukan turun jalan berdemo.

IKLAN

Fahrul Hasan Ketua PSI Lumajang menerangkan jika pendaftarannya rampung jam 17.00 dari awal masuk ke KPU jam 15.45. Memang sempat lama. Alasannya karena ada beberapa tambahan caleg yang mau gabung.

Ketua PSI yang akrab disapa Farhan ini mengungkapkan jima sementara ini baru mensaftarkan sebanyak 20 bacaleg saei PSI. Yang rata2 setiap dapil selalu ada bacaleg militan dari generasi milenial.

Saat mendaftar petang tadi, dia didampingi sejumlah pengurusnya. Diantaranya sekretarisnya, Bahrul Ulum, Wakil Sekretaris Zakiyatul Adabiyah dan tiga orang bacaleg.

Usai pendaftaran, Partai Solidaritas Indonesia menurut dia sudah melenhkapi persyaratan. “Sudah dikirim dan disetor ke KPU nanti akan disusulkan perbaikan. Sebab akan ada penambaham bacaleg,” katanya.

Dia mengungkapkan jika sudah memenuhi seemua formulir. Ada beberapa yang bakal disusulkan perbaikan. Diantaranya syarat kesehatan rohani dan SKCK. “Ada beberapa memang yang belum selesai,” ungkapnya.

Dalam.oemilu 2019 nanti, PSI menargetkan tidak muluk-muluk. “Kita tidak muluk-muluk, yang penting perdapil ada 1 kursi. Yang banyak jadi basis di dapil 1. Banyak dihuni basis-basis kami yang kuat,” tambahnya.

Basis yang jadi sasaran adalah anak-anak muda. Atau generasi milenial. “Kalau dulu mungkin anak-anak muda kalau sudah kurang sepakat dengan kebijakan ya turun ke jalan-jalan demo. Tai anak muda zaman know turunnya ke gelanggang politik untuk masuk ke parlemen,” ajaknya.

Selain itu dia juga menyampaikan pesan sebagai generasi milenial pemuda saat ini harus lebih jeli menilai politik. “Jangan takut. Politik itu tidak menyeramkan. Tapi menyenangkan. Jangan salah faham,” tambahnya.

Selama pendaftaram PSI, memang sedikit tersendat. Waktunya lebih molor. Bukan karena menunggu penambahan bacalegnya, melainkan juga menunggu proses pwngisian formulir. “Karena masih proses print out form BB 1 yang berisi tentang biodata caleg,” pungkasnya. (*)

Fotografer : Hafid

Reporter : Hafid

Editor : Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :