Keluarga TKI Asal Wuluhan Ikhlaskan Kematian Kabit

WULUHAN – Keluarga Kabit Arifin, salah satu TKI asal Jember yang meninggal di Malaysia, telah siap menyambut kedatangan jenazah di kampung kelahiran almarhum, Dusun Demangan, Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan. Mereka mengaku sudah ikhlas, meski kesedihan tak bisa dipungkiri.

IKLAN

Keluarga almarhum Kabit, mulai menyiapkan segala keperluan pemakaman. Bahkan, sejumlah tetangga juga mulai terlihat berdatangan ke rumah duka, untuk menyampaikan belasungkawa. “Kalau tidak ada halangan, rencananya malam ini jenazah langsung dimakamkan,” kata Kasiyati, ibu kandung Kabit, saat ditemui di rumah duka, Rabu (13/6) siang.

Tim penjemput, kata dia, juga sudah berangkat ke Bandara Juanda menggunakan ambulans milik klinik swasta di Wuluhan. Mereka berangkat sejak pukul 02.00 dini hari agar tak terlambat, dan diharapkan sampai di rumah lebih cepat. Sebenarnya, Kasiyati mengaku, keluarganya sempat ditawari menggunakan ambulans gratis oleh sejumlah orang yang tak dia kenal.

Namun tawaran itu terpaksa dia tolak, karena baru disampaikan kepada keluarganya pada pukul 05.00 pagi. Sedangkan ambulans yang dibiayai sendiri sudah berangkat ke Surabaya beberapa jam sebelumnya. “Semoga saja tidak ada halangan, sehingga perjalanannya lancar, dan cepat sampai di rumah,” harapnya.

Ibu dua anak ini tak menyangka, putra pertamanya itu bakal menyusul ayahnya, dan pergi mendahului anggota keluarga yang lain. Meski begitu, dia mengaku ikhlas dan merelakan kepergian putranya tersebut.

Menurut dia, sebelum diputuskan untuk dibawa pulang ke kampung halaman, keluarganya juga sudah bersedia bila jasad anaknya itu dimakamkan di Malaysia. Bahkan, keperluan administrasi yang diperlukan juga telah diurus dan dikirimkan ke Malaysia. “Tapi kemudian rencananya berubah. Selanjutnya jenazah dibawa pulang ke Wuluhan,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Wuluhan Gatot Suharyono memastikan jenazah korban telah dibawa oleh tim penjemput. Menurutnya, jenazah pria 27 tahun itu dibawa bersamaan dengan pesawat yang membawa jenazah TKI asal Kecamatan Ajung, Amintyas Wahyudi.

Fotografer   : Mahrus Solih

Reporter     : Mahrus Solih

Editor         : Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :