Yang Tanda Tangan Dianggap Tak Mewakili

DIJAGA KETAT : Petugas Polres Jember dan Polsek Patrang masih berjaga di lokasi untuk mengantisipasi ada gesekan susulan antara angkutan konvensional melawan online

RADAR JEMBER.ID: Gesekan angkutan online dan konvensional Indomaret depan Kodim Jember di Jalan PB Sudirman Jember malam ini (8/8) terjadi karena informasi kesepakatan pagi hari dianggap tidak merata. Bahkan, pihak angkutan online merasa tidak kenal dengan perwakilan mereka yang tanda tangan di kesepakatan.

IKLAN

“Kesepakatan itu sepihak, yang tandatangan itu tidak mewakili kami,” kata salah satu sopir angkutan online yang hingga malam hari masih berkumpul di sekitar Indomaret depan Kodim. Pihaknya melihat perwakilan yang tanda tangan dalam kesepakatan itu sama sekali tidak dikenalnya dan juga tidak berkonsultasi terlebih dahulu dengan para driver online di lapangan.

Mereka juga menganggap jika kesepakatan di Polres Jember tadi pagi sangat menyudutkan pihaknya. Bahkan, seperti memberi pengekangan kepada pihak angkutan online. “Kesepakatan itu tidak jelas. Contohnya 300 meter dari stasiun itu di mana, kan tidak jelas,” tuturnya. Makanya kesepakatan itu harus diperbaiki lagi.

Pihaknya selama ini sudah menghormati dengan tidak mengambil penumpang di Stasiun Jember. Bahkan, sejumlah penumpang diminta berjalan cukup jauh dari stasiun menuju ke pinggir jalan menuju Indomaret depan Kodim. Jika di depan Kodim juga tidak diperbolehkan, maka pihaknya pun meminta keadilan.

“Kami harus narik darimana?” ucapnya mengeluh. Oleh karena itu, pihaknya berharap jika kesepakatan itu ditinjau ulang. Dirinya yakin kesepakatan itu akan membuat gesekan bahkan bentrokan bisa saja terjadi di berbagai titik di Jember.

“Ini akan semakin menjadi alasan bagi angkutan konvensional memusuhi kami,” terang rekannya kemarin. Dengan demikian, pihaknya berharap stakeholder segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.

Reporter: Rangga Mahardika
Fotografer: Rangga Mahardika
Editor: MS Rasyid

Reporter :

Fotografer :

Editor :