Musnakan Miras Sitaan Polisi, Bupati Faida Ikut Naik Slender

JEMBER- Ribuan botol miras dimusnakan Polres Jember. Minuman memabukkan itu hasil sitaan Operasi Pekat Semeru 2018. Menariknya, pemusnahan digelar di depan kantor Pemkab Jember.

IKLAN

Tentu, Bupati Faida yang tahu itu, turun langsung dan terlibat dalam pemusnahan tersebut. Meski perempuan, dia tak canggung ikut naik ke atas alat berat slender bersama Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo.

Saat diwawancarai radarjember.id, bupati mengapresiasi keseriusan polisi mengamankan hingga ribuan botol miras. Terlebih, juga ada beberapa narkoba dan pil setan yang ikut dimusnakan. “Ini gerakan penyelamatan generasi bangsa. Langkah polisi, patut didukung semua komponen masyarakat,” katanya.

Polres Jember benar-benar sukses besar. Betapa tidak, seperti yang diungkapkan Kapolres Kusworo Wibowo, ada 5.398 botol miras ilegal berhasil diamankan. Barang bukti narkoba, ada 8,35 gram sabu. Khusus pil setan, jumlahnya ada 10 ribuan butir.

Pemusnahan narkoba dilakukan dengan menggiling, pakai blender yang biasanya digunakan untuk jus bus. Dicampur air. Setelah teraduk, langsung dibuang. Dipastikan, narkoba tersebut sudah tidak guna.

Kata Kusworo, sengaja menggelar di alun alun supaya masyarakat tahu, bahwa miras tegas dilarang untuk konsumsi. “Pengguna dijerat tipiring, sedang penjualnya bisa kena Undang-undang kesehatan dan pangan, dengan ancaman hukuman ada yang 4 tahun, ada 12 tahun tergantung kadar yang diproduksi,” paparnya.

Fotografer : Rully Efendi

Reporter : Rully Efendi

Editor : Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :