Gigi Blong, Dump Truk Hantam Tebing

NABRAK TEBING : Dum truk P 8436 VO yang dikemudikan Mustaqim, 55 warga Kecamatan Genteng dihantamkan ke tebing karena presneleng tidak berfungsi di jalan yang menikung dan menurun di Jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Silo pukul 11.00

SILO – Gara-gara presneleng rusak, sebuah dump truk P 8435 VO yang dikemudikan Mustaqim, 55, warga Kecamatan Genteng, Banyuwangi nyaris celaka. Dump truk yang mengangkut pasir itu terpaksa dihantamkan ke tebing di jalur Gunung Gumitir, Desa Sidomulyo, Silo, kemarin sekitar pukul 11.00 WIB.
Sopir mengurangi kecepetan di jalan menurun dan menikung juga memindah gigi presneleng. Tetapi saat dipindah malah tidak berfungsi dan preseneleng ke satu malah tetap di nol. Akibatnya kecepatan bertambah apalagi di jalan menikung dan menurun.
Karena di depan banyak tikungan dan jurang, maka sopir pun panik dan akhirnya menabrakkan dump truk yang disopirinya ke kiri sehingga menabrak tebing. Dua ban depan dan belakang juga terperosok ke selokan, sehingga berhenti di tikungan yang cukup tajam.
Menurut Mustaqim, saat naik ke jalur Gumitir truk yang disopirinya tidak ada amasalah dengan gigi presneleng. Tetapi saat jalan yang menurun dan menikung dia mencoba merubah presneleng dari gigi 3 ke giri 1 biar kecepatan berkurang.
Tetapi saat dipindah malah justru tidak berfungsi dan presenelang malah ke netral alias nol. Sehingga dump truk yang penuh pasir itu berjalan kencang. Karena takut terjadi apa apa dan ada jurang didepannya maka langsung banting setir ke kiri dan menabrak tebing.
Karena kalau tidak segera ambil tindakan dengan menabrakkan ketebing, truk akan berjalan lebih kencang karena jalan menurun dan menikung. ‘’Sedangkan di depannya ada jurang yang cukup dalam dan ada warung persis di jalan yang menikung,’’ ujar Mustaqim.
Pasir untuk proyek jalan ini diambil di wilayah Mayang dan rencananya dia bawa ke Glenmore, Banyuwangi. Untuk mengevakuasi dum truk yang nabrak tebing, harus ditarik menggunakan dum truk lain. Saat proses evakuasi terjadi macet karena posisi dum truk yang berada di jalan yang menikung.(jum/wah).

IKLAN

Reporter :

Fotografer :

Editor :