alexametrics
31.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Antisipasi Kerumunan, Akses ke Pusat Kota Bondosowo Ditutup

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kerumunan di pusat kota atau Alun-alun RBA Ki Ronggo, sejumlah akses menuju tempat itu ditutup untuk masyarakat umum. Satuan Kepolisian Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso, melakukan penyekatan dan pengalihan arus di berbagai titik. Walaupun demikian, untuk kendaraan darurat tertentu, ternyata masih dapat melintas. Seperti mobil ambulans dan mobil pemadam kebakaran.

Biasanya pada malam pergantian tahun baru, alun-alun memang kerap kali dijadikan sebagai tempat berkumpul dan merayakan pergantian tahun. Hal tersebut tentu akan menimbulkan kerumunan. Sebagai langkah antisipasi, sejumlah ruas jalan ditutup serta dilakukan pengalihan arus lalu lintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, lokasi penutupan jalan di antaranya simpang empat optik, simpang empat Hotel Palm serta bundaran yang berlokasi di depan Mapolres Bondowoso juga akan ditutup. Sementara, untuk arus lalu lintas dari arah Jember menuju Situbondo, dialihkan di bundaran Nangkaan dari jalan Santawi menuju Situbondo. Kemudian untuk jalan dari arah Besuki yang menuju situbondo berlaku normal.
Sedangkan arus lalu lintas dari arah Besuki menuju Jember dialihkan di simpang tiga Kenari, Jalan MT Haryono dan sebaliknya, kemudian dari arah Situbondo menuju Jember dilewatkan dari Jalan KH Asyari, ke Jalan Imam Bonjol, kemudian menuju jalan Kol Sugiono dan seterusnya.
Kasat Lantas Polres Bondowoso AKP Didik Sugiarto mengatakan bahwa penutupan tersebut memang dalam rangka antisipasi terjadinya kerumunan. Penutupan dimulai dari Jumat (31/12) hingga Sabtu (1/1). “Area publik yang dimungkinkan menjadi perayaan malam tahun baru dan menimbulkan kerumunan, kita tutup,” terangnya.
Dia juga menegaskan, sebagai upaya antisipasi terjadinya konvoi ataupun arak-arakan menjelang pergantian tahun, mereka juga akan melaksanakan kegiatan pengamanan di lima titik menuju jantung kota. Untuk melakukan pengamanan tersebut juga melibatkan sejumlah personel gabungan. Terdiri dari personel kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). “Apabila terdapat konvoi dan arak-arakan maka kita akan hambat dan kita bubarkan,” tegasnya.
Ditanya perihal pengecualian kendaraan yang dapat melintas, pihaknya menyebut ada beberapa kendaraan yang bisa melintas. Artinya sejumlah kendaraan masuk dalam pengecualian. “Mobil ambulan dan pemadam kebakaran tetap bisa melewati jalur tersebut,” ujarnya.
Selain penutupan, pihaknya juga melakukan operasi protokol kesehatan, dengan memberi himbauan kepada setiap pengendara untuk selalu memakai masker meskipun berkendara. “Saya menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas yang ada, serta terus mematuhi protokol kesehatan, karena covid 19 masih ada,” tandasnya.

Reporter: Ilham Wahyudi
Fotografer: Ilham Wahyudi
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kerumunan di pusat kota atau Alun-alun RBA Ki Ronggo, sejumlah akses menuju tempat itu ditutup untuk masyarakat umum. Satuan Kepolisian Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso, melakukan penyekatan dan pengalihan arus di berbagai titik. Walaupun demikian, untuk kendaraan darurat tertentu, ternyata masih dapat melintas. Seperti mobil ambulans dan mobil pemadam kebakaran.

Biasanya pada malam pergantian tahun baru, alun-alun memang kerap kali dijadikan sebagai tempat berkumpul dan merayakan pergantian tahun. Hal tersebut tentu akan menimbulkan kerumunan. Sebagai langkah antisipasi, sejumlah ruas jalan ditutup serta dilakukan pengalihan arus lalu lintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, lokasi penutupan jalan di antaranya simpang empat optik, simpang empat Hotel Palm serta bundaran yang berlokasi di depan Mapolres Bondowoso juga akan ditutup. Sementara, untuk arus lalu lintas dari arah Jember menuju Situbondo, dialihkan di bundaran Nangkaan dari jalan Santawi menuju Situbondo. Kemudian untuk jalan dari arah Besuki yang menuju situbondo berlaku normal.
Sedangkan arus lalu lintas dari arah Besuki menuju Jember dialihkan di simpang tiga Kenari, Jalan MT Haryono dan sebaliknya, kemudian dari arah Situbondo menuju Jember dilewatkan dari Jalan KH Asyari, ke Jalan Imam Bonjol, kemudian menuju jalan Kol Sugiono dan seterusnya.
Kasat Lantas Polres Bondowoso AKP Didik Sugiarto mengatakan bahwa penutupan tersebut memang dalam rangka antisipasi terjadinya kerumunan. Penutupan dimulai dari Jumat (31/12) hingga Sabtu (1/1). “Area publik yang dimungkinkan menjadi perayaan malam tahun baru dan menimbulkan kerumunan, kita tutup,” terangnya.
Dia juga menegaskan, sebagai upaya antisipasi terjadinya konvoi ataupun arak-arakan menjelang pergantian tahun, mereka juga akan melaksanakan kegiatan pengamanan di lima titik menuju jantung kota. Untuk melakukan pengamanan tersebut juga melibatkan sejumlah personel gabungan. Terdiri dari personel kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). “Apabila terdapat konvoi dan arak-arakan maka kita akan hambat dan kita bubarkan,” tegasnya.
Ditanya perihal pengecualian kendaraan yang dapat melintas, pihaknya menyebut ada beberapa kendaraan yang bisa melintas. Artinya sejumlah kendaraan masuk dalam pengecualian. “Mobil ambulan dan pemadam kebakaran tetap bisa melewati jalur tersebut,” ujarnya.
Selain penutupan, pihaknya juga melakukan operasi protokol kesehatan, dengan memberi himbauan kepada setiap pengendara untuk selalu memakai masker meskipun berkendara. “Saya menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas yang ada, serta terus mematuhi protokol kesehatan, karena covid 19 masih ada,” tandasnya.

Reporter: Ilham Wahyudi
Fotografer: Ilham Wahyudi
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kerumunan di pusat kota atau Alun-alun RBA Ki Ronggo, sejumlah akses menuju tempat itu ditutup untuk masyarakat umum. Satuan Kepolisian Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso, melakukan penyekatan dan pengalihan arus di berbagai titik. Walaupun demikian, untuk kendaraan darurat tertentu, ternyata masih dapat melintas. Seperti mobil ambulans dan mobil pemadam kebakaran.

Biasanya pada malam pergantian tahun baru, alun-alun memang kerap kali dijadikan sebagai tempat berkumpul dan merayakan pergantian tahun. Hal tersebut tentu akan menimbulkan kerumunan. Sebagai langkah antisipasi, sejumlah ruas jalan ditutup serta dilakukan pengalihan arus lalu lintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, lokasi penutupan jalan di antaranya simpang empat optik, simpang empat Hotel Palm serta bundaran yang berlokasi di depan Mapolres Bondowoso juga akan ditutup. Sementara, untuk arus lalu lintas dari arah Jember menuju Situbondo, dialihkan di bundaran Nangkaan dari jalan Santawi menuju Situbondo. Kemudian untuk jalan dari arah Besuki yang menuju situbondo berlaku normal.
Sedangkan arus lalu lintas dari arah Besuki menuju Jember dialihkan di simpang tiga Kenari, Jalan MT Haryono dan sebaliknya, kemudian dari arah Situbondo menuju Jember dilewatkan dari Jalan KH Asyari, ke Jalan Imam Bonjol, kemudian menuju jalan Kol Sugiono dan seterusnya.
Kasat Lantas Polres Bondowoso AKP Didik Sugiarto mengatakan bahwa penutupan tersebut memang dalam rangka antisipasi terjadinya kerumunan. Penutupan dimulai dari Jumat (31/12) hingga Sabtu (1/1). “Area publik yang dimungkinkan menjadi perayaan malam tahun baru dan menimbulkan kerumunan, kita tutup,” terangnya.
Dia juga menegaskan, sebagai upaya antisipasi terjadinya konvoi ataupun arak-arakan menjelang pergantian tahun, mereka juga akan melaksanakan kegiatan pengamanan di lima titik menuju jantung kota. Untuk melakukan pengamanan tersebut juga melibatkan sejumlah personel gabungan. Terdiri dari personel kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). “Apabila terdapat konvoi dan arak-arakan maka kita akan hambat dan kita bubarkan,” tegasnya.
Ditanya perihal pengecualian kendaraan yang dapat melintas, pihaknya menyebut ada beberapa kendaraan yang bisa melintas. Artinya sejumlah kendaraan masuk dalam pengecualian. “Mobil ambulan dan pemadam kebakaran tetap bisa melewati jalur tersebut,” ujarnya.
Selain penutupan, pihaknya juga melakukan operasi protokol kesehatan, dengan memberi himbauan kepada setiap pengendara untuk selalu memakai masker meskipun berkendara. “Saya menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas yang ada, serta terus mematuhi protokol kesehatan, karena covid 19 masih ada,” tandasnya.

Reporter: Ilham Wahyudi
Fotografer: Ilham Wahyudi
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/