alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Injury Time, Diputuskan Tutup Wisata

Takut Wisatawan Luar Daerah ke Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Keputusan Pemkab Bondowoso menutup seluruh destinasi wisata dilakukan paling lambat jika dibanding beberapa daerah sekitarnya. Keputusan tersebut diambil dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmad, kemarin. Pertimbangannya, ketika daerah lain ditutup, ditakutkan wisatawan akan membeludak ke Bondowoso. Akhirnya, seluruh objek wisata di Bondowoso ditutup.

Catatan Jawa Pos Radar Ijen, sebelumnya tidak ada wacana penutupan objek wisata. Bahkan, dalam surat edaran bupati, diterangkan objek wisata boleh buka namun sampai pukul 17.00. Itu pun harus dengan protokol kesehatan lengkap. Namun, kemarin diputuskan seluruh objek wisata ditutup mulai 31 Januari 2020 sampai dengan 4 Januari 2021.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Retno Wulandari mengatakan, penutupan destinasi wisata dilakukan melihat perkembangan terakhir terhadap penyebaran virus korona di Kota Tape. Sebab, kasusnya cenderung meningkat. Sementara itu, diprediksi aktivitas masyarakat justru akan semakin meningkat di objek wisata. “Ya untuk mencegah klaster baru,” katanya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Keputusan Pemkab Bondowoso menutup seluruh destinasi wisata dilakukan paling lambat jika dibanding beberapa daerah sekitarnya. Keputusan tersebut diambil dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmad, kemarin. Pertimbangannya, ketika daerah lain ditutup, ditakutkan wisatawan akan membeludak ke Bondowoso. Akhirnya, seluruh objek wisata di Bondowoso ditutup.

Catatan Jawa Pos Radar Ijen, sebelumnya tidak ada wacana penutupan objek wisata. Bahkan, dalam surat edaran bupati, diterangkan objek wisata boleh buka namun sampai pukul 17.00. Itu pun harus dengan protokol kesehatan lengkap. Namun, kemarin diputuskan seluruh objek wisata ditutup mulai 31 Januari 2020 sampai dengan 4 Januari 2021.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Retno Wulandari mengatakan, penutupan destinasi wisata dilakukan melihat perkembangan terakhir terhadap penyebaran virus korona di Kota Tape. Sebab, kasusnya cenderung meningkat. Sementara itu, diprediksi aktivitas masyarakat justru akan semakin meningkat di objek wisata. “Ya untuk mencegah klaster baru,” katanya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Keputusan Pemkab Bondowoso menutup seluruh destinasi wisata dilakukan paling lambat jika dibanding beberapa daerah sekitarnya. Keputusan tersebut diambil dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmad, kemarin. Pertimbangannya, ketika daerah lain ditutup, ditakutkan wisatawan akan membeludak ke Bondowoso. Akhirnya, seluruh objek wisata di Bondowoso ditutup.

Catatan Jawa Pos Radar Ijen, sebelumnya tidak ada wacana penutupan objek wisata. Bahkan, dalam surat edaran bupati, diterangkan objek wisata boleh buka namun sampai pukul 17.00. Itu pun harus dengan protokol kesehatan lengkap. Namun, kemarin diputuskan seluruh objek wisata ditutup mulai 31 Januari 2020 sampai dengan 4 Januari 2021.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Retno Wulandari mengatakan, penutupan destinasi wisata dilakukan melihat perkembangan terakhir terhadap penyebaran virus korona di Kota Tape. Sebab, kasusnya cenderung meningkat. Sementara itu, diprediksi aktivitas masyarakat justru akan semakin meningkat di objek wisata. “Ya untuk mencegah klaster baru,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/