alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Ekskavasi Lanjutan Dilakukan Tahun Depan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso (Dikbud) Bondowoso bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim telah merampungkan proses ekskavasi awal atau penggalian di Desa Alas Sumur, Pujer, Bondowoso, beberapa pekan lalu.

Hasilnya, pada titik galian kedua di samping sumur lama, tim menemukan struktur batu bata merah kuno sembilan lapis pada kedalaman lima meter.

Temuan batu bata merah di titik penggalian kedua serupa dengan batu bata merah kuno yang ditemukan di sumur baru dan lama.

Mobile_AP_Rectangle 2

Struktur batu bata merah kuno itu punya kemiripan ukuran panjang 30 cm, lebar 17 cm, dan ketebalan 5 cm. Selain itu, teknik pembuatannya juga sama, yakni dengan cara gosok. Artinya, struktur batu bata merah yang ditemukan di sumur baru diduga membentang sampai sumur lama dan diduga membentuk sebuah dinding permukiman kuno.

Hery Kusdaryanto, Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Dikbud Bondowoso, mengatakan bahwa struktur batu bata merah kuno itu diduga merupakan dinding pagar sebuah bangunan. “Temuan ini menarik. Kami sepakat untuk melanjutkan penelusuran lewat proses ekskavasi pada 2021,” kata Hery.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso (Dikbud) Bondowoso bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim telah merampungkan proses ekskavasi awal atau penggalian di Desa Alas Sumur, Pujer, Bondowoso, beberapa pekan lalu.

Hasilnya, pada titik galian kedua di samping sumur lama, tim menemukan struktur batu bata merah kuno sembilan lapis pada kedalaman lima meter.

Temuan batu bata merah di titik penggalian kedua serupa dengan batu bata merah kuno yang ditemukan di sumur baru dan lama.

Struktur batu bata merah kuno itu punya kemiripan ukuran panjang 30 cm, lebar 17 cm, dan ketebalan 5 cm. Selain itu, teknik pembuatannya juga sama, yakni dengan cara gosok. Artinya, struktur batu bata merah yang ditemukan di sumur baru diduga membentang sampai sumur lama dan diduga membentuk sebuah dinding permukiman kuno.

Hery Kusdaryanto, Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Dikbud Bondowoso, mengatakan bahwa struktur batu bata merah kuno itu diduga merupakan dinding pagar sebuah bangunan. “Temuan ini menarik. Kami sepakat untuk melanjutkan penelusuran lewat proses ekskavasi pada 2021,” kata Hery.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso (Dikbud) Bondowoso bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim telah merampungkan proses ekskavasi awal atau penggalian di Desa Alas Sumur, Pujer, Bondowoso, beberapa pekan lalu.

Hasilnya, pada titik galian kedua di samping sumur lama, tim menemukan struktur batu bata merah kuno sembilan lapis pada kedalaman lima meter.

Temuan batu bata merah di titik penggalian kedua serupa dengan batu bata merah kuno yang ditemukan di sumur baru dan lama.

Struktur batu bata merah kuno itu punya kemiripan ukuran panjang 30 cm, lebar 17 cm, dan ketebalan 5 cm. Selain itu, teknik pembuatannya juga sama, yakni dengan cara gosok. Artinya, struktur batu bata merah yang ditemukan di sumur baru diduga membentang sampai sumur lama dan diduga membentuk sebuah dinding permukiman kuno.

Hery Kusdaryanto, Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Dikbud Bondowoso, mengatakan bahwa struktur batu bata merah kuno itu diduga merupakan dinding pagar sebuah bangunan. “Temuan ini menarik. Kami sepakat untuk melanjutkan penelusuran lewat proses ekskavasi pada 2021,” kata Hery.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/