alexametrics
26.6 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Tiga Cara Imunisasi di Tengah Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi belum usai. Namun, aktivitas harus terus berjalan. Kuncinya adalah mematuhi protokol kesehatan. Seperti rencana Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dilaksanakan Dinas Kesehatan. Tetap akan dilaksanakan dengan tiga cara. Pilihannya di sekolah, door to door, dan ke puskesmas. Dari tiga tata cara imunisasi saat korona seperti ini, rata-rata memilih imunisasi di sekolah.

Kepala Dinkes Bondowoso dr Mohammad Imron mengatakan, BIAS adalah salah satu bentuk kegiatan imunisasi lanjut pada anak sekolah. Sasarannya seluruh anak usia sekolah dasar. Mulai dari kelas 1, kelas 2, dan kelas 5. “Jadi, imunisasi BIAS adalah imunisasi lanjutan yang sebelumnya pernah mendapatkan saat bayi,” jelasnya. Manfaatnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Pelaksanaan tahun ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Ada tiga langkah menjalankan BIAS saat korona seperti ini. Yaitu, pihak sekolah diberi kewenangan memilih cara imunisasi pelajar. Pertama, petugas datang ke sekolah. Kedua, pelajar datang ke puskesmas, atau pilihan ketiga petugas medis door to door ke rumah pelajar. “Tentu semua memakai protokol kesehatan,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Bondowoso Tuhu Suryono menambahkan, dari tiga sistem imunisasi BIAS di tengah pandemi korona, rata-rata pihak sekolah banyak memilih imunisasi di sekolah.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi belum usai. Namun, aktivitas harus terus berjalan. Kuncinya adalah mematuhi protokol kesehatan. Seperti rencana Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dilaksanakan Dinas Kesehatan. Tetap akan dilaksanakan dengan tiga cara. Pilihannya di sekolah, door to door, dan ke puskesmas. Dari tiga tata cara imunisasi saat korona seperti ini, rata-rata memilih imunisasi di sekolah.

Kepala Dinkes Bondowoso dr Mohammad Imron mengatakan, BIAS adalah salah satu bentuk kegiatan imunisasi lanjut pada anak sekolah. Sasarannya seluruh anak usia sekolah dasar. Mulai dari kelas 1, kelas 2, dan kelas 5. “Jadi, imunisasi BIAS adalah imunisasi lanjutan yang sebelumnya pernah mendapatkan saat bayi,” jelasnya. Manfaatnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Pelaksanaan tahun ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Ada tiga langkah menjalankan BIAS saat korona seperti ini. Yaitu, pihak sekolah diberi kewenangan memilih cara imunisasi pelajar. Pertama, petugas datang ke sekolah. Kedua, pelajar datang ke puskesmas, atau pilihan ketiga petugas medis door to door ke rumah pelajar. “Tentu semua memakai protokol kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Bondowoso Tuhu Suryono menambahkan, dari tiga sistem imunisasi BIAS di tengah pandemi korona, rata-rata pihak sekolah banyak memilih imunisasi di sekolah.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi belum usai. Namun, aktivitas harus terus berjalan. Kuncinya adalah mematuhi protokol kesehatan. Seperti rencana Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dilaksanakan Dinas Kesehatan. Tetap akan dilaksanakan dengan tiga cara. Pilihannya di sekolah, door to door, dan ke puskesmas. Dari tiga tata cara imunisasi saat korona seperti ini, rata-rata memilih imunisasi di sekolah.

Kepala Dinkes Bondowoso dr Mohammad Imron mengatakan, BIAS adalah salah satu bentuk kegiatan imunisasi lanjut pada anak sekolah. Sasarannya seluruh anak usia sekolah dasar. Mulai dari kelas 1, kelas 2, dan kelas 5. “Jadi, imunisasi BIAS adalah imunisasi lanjutan yang sebelumnya pernah mendapatkan saat bayi,” jelasnya. Manfaatnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Pelaksanaan tahun ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Ada tiga langkah menjalankan BIAS saat korona seperti ini. Yaitu, pihak sekolah diberi kewenangan memilih cara imunisasi pelajar. Pertama, petugas datang ke sekolah. Kedua, pelajar datang ke puskesmas, atau pilihan ketiga petugas medis door to door ke rumah pelajar. “Tentu semua memakai protokol kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Bondowoso Tuhu Suryono menambahkan, dari tiga sistem imunisasi BIAS di tengah pandemi korona, rata-rata pihak sekolah banyak memilih imunisasi di sekolah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/