alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Puskesmas Grujugan dan Prajekan Lockdown

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jumlah puskesmas yang lockdown bertambah lagi. Kali ini Puskesmas Grujugan dan Prajekan. Kedua puskesmas ini tak lagi membuka pelayanan kesehatan masyarakat. Penyebabnya ada seorang pegawainya yang dinyatakan terpapar Covid-19. Pelayanan kesehatan dialihkan ke puskesmas terdekat.

Puskesmas Grujugan mulai lockdown empat hari yang lalu. Tertulis dalam papan pengumuman, puskesmas itu tidak membuka pelayanan sejak Jumat 30 Oktober 2020 sampai 3 November 2020. Baru pada 4 November 2020 pelayanan kesehatan di Puskesmas Grujugan dibuka kembali.

Pun dengan Puskesmas Prajekan. Waktu lockdown-nya tidak jauh beda dengan Puskesmas Grujugan. Masalahnya sama-sama ada pegawai yang terpapar Covid-19.

Mobile_AP_Rectangle 2

Penelusuran Jawa Pos Radar Ijen, untuk pelayanan di Puskesmas Grujugan dialihkan ke Puskesmas Nangkaan dan Puskesmas Maesan. Sedangkan pelayanan Puskesmas Prajekan dialihkan ke Puskesmas Botolinggo dan Klabang. “Inggih (iya, Red),” kata dr Moh Imron, Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, yang juga juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Untuk itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bondowoso meminta kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan 3M. yakni memakai masker saat di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak antara satu orang dengan yang lainnya. “Kami imbau masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jumlah puskesmas yang lockdown bertambah lagi. Kali ini Puskesmas Grujugan dan Prajekan. Kedua puskesmas ini tak lagi membuka pelayanan kesehatan masyarakat. Penyebabnya ada seorang pegawainya yang dinyatakan terpapar Covid-19. Pelayanan kesehatan dialihkan ke puskesmas terdekat.

Puskesmas Grujugan mulai lockdown empat hari yang lalu. Tertulis dalam papan pengumuman, puskesmas itu tidak membuka pelayanan sejak Jumat 30 Oktober 2020 sampai 3 November 2020. Baru pada 4 November 2020 pelayanan kesehatan di Puskesmas Grujugan dibuka kembali.

Pun dengan Puskesmas Prajekan. Waktu lockdown-nya tidak jauh beda dengan Puskesmas Grujugan. Masalahnya sama-sama ada pegawai yang terpapar Covid-19.

Penelusuran Jawa Pos Radar Ijen, untuk pelayanan di Puskesmas Grujugan dialihkan ke Puskesmas Nangkaan dan Puskesmas Maesan. Sedangkan pelayanan Puskesmas Prajekan dialihkan ke Puskesmas Botolinggo dan Klabang. “Inggih (iya, Red),” kata dr Moh Imron, Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, yang juga juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Untuk itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bondowoso meminta kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan 3M. yakni memakai masker saat di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak antara satu orang dengan yang lainnya. “Kami imbau masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jumlah puskesmas yang lockdown bertambah lagi. Kali ini Puskesmas Grujugan dan Prajekan. Kedua puskesmas ini tak lagi membuka pelayanan kesehatan masyarakat. Penyebabnya ada seorang pegawainya yang dinyatakan terpapar Covid-19. Pelayanan kesehatan dialihkan ke puskesmas terdekat.

Puskesmas Grujugan mulai lockdown empat hari yang lalu. Tertulis dalam papan pengumuman, puskesmas itu tidak membuka pelayanan sejak Jumat 30 Oktober 2020 sampai 3 November 2020. Baru pada 4 November 2020 pelayanan kesehatan di Puskesmas Grujugan dibuka kembali.

Pun dengan Puskesmas Prajekan. Waktu lockdown-nya tidak jauh beda dengan Puskesmas Grujugan. Masalahnya sama-sama ada pegawai yang terpapar Covid-19.

Penelusuran Jawa Pos Radar Ijen, untuk pelayanan di Puskesmas Grujugan dialihkan ke Puskesmas Nangkaan dan Puskesmas Maesan. Sedangkan pelayanan Puskesmas Prajekan dialihkan ke Puskesmas Botolinggo dan Klabang. “Inggih (iya, Red),” kata dr Moh Imron, Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, yang juga juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Untuk itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bondowoso meminta kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan 3M. yakni memakai masker saat di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak antara satu orang dengan yang lainnya. “Kami imbau masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/