alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Tabungan Jutaan Rupiah Hasil Buruh Tani asal Desa Kalitapen Ludes Terbakar

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Arbaiyah, 70, warga di Desa Kalitapen, Kecamatan Tapen, hanya bisa termenung melihat rumahnya yang kini rata dengan tanah. Nyaris tak ada barang yang bisa dia selamatkan. Termasuk rumahnya yang sebagian besar terbuat dari kayu dan bambu, yang ludes terbakar karena diduga akibat korsleting listrik.

Bahkan, sebagian kulitnya ikut terkena percikan api. Sebab, kala kejadian, dia nekat hendak mengamankan tabungannya, hasil dari bekerja sebagai buruh tani. Ia tak bisa berkata apa-apa kala tabungan yang mencapai lebih dari Rp 5 jutaan itu ikut ludes.

Awal mula peristiwa yang terjadi, Sabtu (28/8) siang itu, diketahui ketika Arbaiyah tengah berada di kandang sapi peliharaannya yang terletak berdekatan dengan rumahnya. Pada saat yang bersamaan, dia melihat percikan api di salah satu kamar rumahnya. “Pertama ada suara kretek-kretek begitu. Kalau bukan listrik, apa lagi?” terangnya

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menduga, kejadian nahas itu disebabkan korsleting arus listrik. Mengingat, pada saat itu dirinya sedang memasak menggunakan magic com. Diceritakan, api dengan cepat menjalar ke rumahnya yang terbuat dari kayu dan bambu. “Langsung membara ke dinding rumah itu,” katanya.

Pada saat kejadian, korban mengaku sempat berusaha menyelamatkan uang tabungannya dari hasil menjadi buruh tani. Akibatnya, dia mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Beruntung, salah satu saudaranya langsung menarik dan menghentikan upaya Arbaiyah. Sehingga dirinya masih bisa diselamatkan, walaupun uang tabungannya raib dilalap si jago merah. “Kalau semuanya itu Rp 5,2 juta,” bebernya.

Arbaiyah mengaku setiap hari bekerja sebagai buruh tani di luar daerah. Dia bekerja membersihkan rumput di sawah milik warga Kabupaten Situbondo. Sementara, suaminya sudah beberapa tahun tidak bisa bekerja karena mengalami sakit stroke.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Arbaiyah, 70, warga di Desa Kalitapen, Kecamatan Tapen, hanya bisa termenung melihat rumahnya yang kini rata dengan tanah. Nyaris tak ada barang yang bisa dia selamatkan. Termasuk rumahnya yang sebagian besar terbuat dari kayu dan bambu, yang ludes terbakar karena diduga akibat korsleting listrik.

Bahkan, sebagian kulitnya ikut terkena percikan api. Sebab, kala kejadian, dia nekat hendak mengamankan tabungannya, hasil dari bekerja sebagai buruh tani. Ia tak bisa berkata apa-apa kala tabungan yang mencapai lebih dari Rp 5 jutaan itu ikut ludes.

Awal mula peristiwa yang terjadi, Sabtu (28/8) siang itu, diketahui ketika Arbaiyah tengah berada di kandang sapi peliharaannya yang terletak berdekatan dengan rumahnya. Pada saat yang bersamaan, dia melihat percikan api di salah satu kamar rumahnya. “Pertama ada suara kretek-kretek begitu. Kalau bukan listrik, apa lagi?” terangnya

Dia menduga, kejadian nahas itu disebabkan korsleting arus listrik. Mengingat, pada saat itu dirinya sedang memasak menggunakan magic com. Diceritakan, api dengan cepat menjalar ke rumahnya yang terbuat dari kayu dan bambu. “Langsung membara ke dinding rumah itu,” katanya.

Pada saat kejadian, korban mengaku sempat berusaha menyelamatkan uang tabungannya dari hasil menjadi buruh tani. Akibatnya, dia mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Beruntung, salah satu saudaranya langsung menarik dan menghentikan upaya Arbaiyah. Sehingga dirinya masih bisa diselamatkan, walaupun uang tabungannya raib dilalap si jago merah. “Kalau semuanya itu Rp 5,2 juta,” bebernya.

Arbaiyah mengaku setiap hari bekerja sebagai buruh tani di luar daerah. Dia bekerja membersihkan rumput di sawah milik warga Kabupaten Situbondo. Sementara, suaminya sudah beberapa tahun tidak bisa bekerja karena mengalami sakit stroke.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Arbaiyah, 70, warga di Desa Kalitapen, Kecamatan Tapen, hanya bisa termenung melihat rumahnya yang kini rata dengan tanah. Nyaris tak ada barang yang bisa dia selamatkan. Termasuk rumahnya yang sebagian besar terbuat dari kayu dan bambu, yang ludes terbakar karena diduga akibat korsleting listrik.

Bahkan, sebagian kulitnya ikut terkena percikan api. Sebab, kala kejadian, dia nekat hendak mengamankan tabungannya, hasil dari bekerja sebagai buruh tani. Ia tak bisa berkata apa-apa kala tabungan yang mencapai lebih dari Rp 5 jutaan itu ikut ludes.

Awal mula peristiwa yang terjadi, Sabtu (28/8) siang itu, diketahui ketika Arbaiyah tengah berada di kandang sapi peliharaannya yang terletak berdekatan dengan rumahnya. Pada saat yang bersamaan, dia melihat percikan api di salah satu kamar rumahnya. “Pertama ada suara kretek-kretek begitu. Kalau bukan listrik, apa lagi?” terangnya

Dia menduga, kejadian nahas itu disebabkan korsleting arus listrik. Mengingat, pada saat itu dirinya sedang memasak menggunakan magic com. Diceritakan, api dengan cepat menjalar ke rumahnya yang terbuat dari kayu dan bambu. “Langsung membara ke dinding rumah itu,” katanya.

Pada saat kejadian, korban mengaku sempat berusaha menyelamatkan uang tabungannya dari hasil menjadi buruh tani. Akibatnya, dia mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Beruntung, salah satu saudaranya langsung menarik dan menghentikan upaya Arbaiyah. Sehingga dirinya masih bisa diselamatkan, walaupun uang tabungannya raib dilalap si jago merah. “Kalau semuanya itu Rp 5,2 juta,” bebernya.

Arbaiyah mengaku setiap hari bekerja sebagai buruh tani di luar daerah. Dia bekerja membersihkan rumput di sawah milik warga Kabupaten Situbondo. Sementara, suaminya sudah beberapa tahun tidak bisa bekerja karena mengalami sakit stroke.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/