alexametrics
27.8 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Jadi Syarat Kompetisi, Belum Semua Pemain Persebo Muda Divaksin

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID Persebo Muda Bondowoso sudah mendaftarkan diri pada kompetisi Liga 3 zona Jawa Timur. Namun, skuad Laskar Gerbong Maut–julukan Persebo Muda–belum semuanya mendapat vaksinasi Covid-19. Padahal, persyaratan vaksinasi untuk pemain sudah disebutkan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur sebagai operator kompetisi.

Sekretaris Asprov Jatim Dyan Puspito Rini mengatakan, nantinya kompetisi bakal berlangsung dengan syarat protokol kesehatan ketat. Pihaknya tidak ingin ada teguran dari Satgas Covid-19 maupun kepolisian. Selain itu, pihaknya juga mengacu pada sosialisasi di Piala Menpora lalu dalam penerapan protokol pada pertandingan Liga 3 nanti. “Dan, tentunya syarat utama adalah semua perangkat dan tim sepak bola sudah melakukan vaksin,” bebernya.

Sejauh ini, upaya persiapan untuk mematangkan agenda itu terus dilakukan. Dalam waktu dekat, 2 September nanti, bakal diselenggarakan manager meeting yang dilakukan secara tatap muka. “Karena harus dijelaskan detail-detail penyelenggaraan dengan prokes ketat,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Setelah mengadakan beberapa kali rapat dengan komite-komite, diputuskan manager meeting untuk 72 calon peserta Liga 3 zona Jatim. “Saat ini yang pasti sudah 70 calon peserta. Yang dua lagi kami tunggu pekan ini untuk penyelesaian administrasi,” ujarnya.

Rencananya, Liga 3 Jatim berputar pada awal November mendatang. Mengapa November? Ririn, sapaan akrab Dyan Puspito Rini, menjawab, karena pada September–Oktober, PSSI Jatim masih punya gawe, yaitu PON XX di Papua. Hanya, yang berbeda dengan liga 3 sebelum pandemi, pada tahun 2021 ini tidak menggunakan sistem home away melainkan home tournament di 14 kota yang rencananya menjadi tuan rumah.

Ririn menjelaskan, dengan skenario 72 klub itu lolos verifikasi, maka akan dibagi menjadi 14 grup. Di mana masing-masing grup dihuni lima klub dan ada dua grup yang dihuni enam klub. “Namun, bisa jadi 72 klub ini tidak semua lolos verifikasi. Karena itu, saat ini kami melakukan verifikasi terhadap 72 klub pendaftar itu. Kalau ada yang tidak lolos, tentunya berkurang. Tapi, rencananya masing-masing grup ada lima klub,” tambah Ririn.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID Persebo Muda Bondowoso sudah mendaftarkan diri pada kompetisi Liga 3 zona Jawa Timur. Namun, skuad Laskar Gerbong Maut–julukan Persebo Muda–belum semuanya mendapat vaksinasi Covid-19. Padahal, persyaratan vaksinasi untuk pemain sudah disebutkan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur sebagai operator kompetisi.

Sekretaris Asprov Jatim Dyan Puspito Rini mengatakan, nantinya kompetisi bakal berlangsung dengan syarat protokol kesehatan ketat. Pihaknya tidak ingin ada teguran dari Satgas Covid-19 maupun kepolisian. Selain itu, pihaknya juga mengacu pada sosialisasi di Piala Menpora lalu dalam penerapan protokol pada pertandingan Liga 3 nanti. “Dan, tentunya syarat utama adalah semua perangkat dan tim sepak bola sudah melakukan vaksin,” bebernya.

Sejauh ini, upaya persiapan untuk mematangkan agenda itu terus dilakukan. Dalam waktu dekat, 2 September nanti, bakal diselenggarakan manager meeting yang dilakukan secara tatap muka. “Karena harus dijelaskan detail-detail penyelenggaraan dengan prokes ketat,” paparnya.

Setelah mengadakan beberapa kali rapat dengan komite-komite, diputuskan manager meeting untuk 72 calon peserta Liga 3 zona Jatim. “Saat ini yang pasti sudah 70 calon peserta. Yang dua lagi kami tunggu pekan ini untuk penyelesaian administrasi,” ujarnya.

Rencananya, Liga 3 Jatim berputar pada awal November mendatang. Mengapa November? Ririn, sapaan akrab Dyan Puspito Rini, menjawab, karena pada September–Oktober, PSSI Jatim masih punya gawe, yaitu PON XX di Papua. Hanya, yang berbeda dengan liga 3 sebelum pandemi, pada tahun 2021 ini tidak menggunakan sistem home away melainkan home tournament di 14 kota yang rencananya menjadi tuan rumah.

Ririn menjelaskan, dengan skenario 72 klub itu lolos verifikasi, maka akan dibagi menjadi 14 grup. Di mana masing-masing grup dihuni lima klub dan ada dua grup yang dihuni enam klub. “Namun, bisa jadi 72 klub ini tidak semua lolos verifikasi. Karena itu, saat ini kami melakukan verifikasi terhadap 72 klub pendaftar itu. Kalau ada yang tidak lolos, tentunya berkurang. Tapi, rencananya masing-masing grup ada lima klub,” tambah Ririn.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID Persebo Muda Bondowoso sudah mendaftarkan diri pada kompetisi Liga 3 zona Jawa Timur. Namun, skuad Laskar Gerbong Maut–julukan Persebo Muda–belum semuanya mendapat vaksinasi Covid-19. Padahal, persyaratan vaksinasi untuk pemain sudah disebutkan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur sebagai operator kompetisi.

Sekretaris Asprov Jatim Dyan Puspito Rini mengatakan, nantinya kompetisi bakal berlangsung dengan syarat protokol kesehatan ketat. Pihaknya tidak ingin ada teguran dari Satgas Covid-19 maupun kepolisian. Selain itu, pihaknya juga mengacu pada sosialisasi di Piala Menpora lalu dalam penerapan protokol pada pertandingan Liga 3 nanti. “Dan, tentunya syarat utama adalah semua perangkat dan tim sepak bola sudah melakukan vaksin,” bebernya.

Sejauh ini, upaya persiapan untuk mematangkan agenda itu terus dilakukan. Dalam waktu dekat, 2 September nanti, bakal diselenggarakan manager meeting yang dilakukan secara tatap muka. “Karena harus dijelaskan detail-detail penyelenggaraan dengan prokes ketat,” paparnya.

Setelah mengadakan beberapa kali rapat dengan komite-komite, diputuskan manager meeting untuk 72 calon peserta Liga 3 zona Jatim. “Saat ini yang pasti sudah 70 calon peserta. Yang dua lagi kami tunggu pekan ini untuk penyelesaian administrasi,” ujarnya.

Rencananya, Liga 3 Jatim berputar pada awal November mendatang. Mengapa November? Ririn, sapaan akrab Dyan Puspito Rini, menjawab, karena pada September–Oktober, PSSI Jatim masih punya gawe, yaitu PON XX di Papua. Hanya, yang berbeda dengan liga 3 sebelum pandemi, pada tahun 2021 ini tidak menggunakan sistem home away melainkan home tournament di 14 kota yang rencananya menjadi tuan rumah.

Ririn menjelaskan, dengan skenario 72 klub itu lolos verifikasi, maka akan dibagi menjadi 14 grup. Di mana masing-masing grup dihuni lima klub dan ada dua grup yang dihuni enam klub. “Namun, bisa jadi 72 klub ini tidak semua lolos verifikasi. Karena itu, saat ini kami melakukan verifikasi terhadap 72 klub pendaftar itu. Kalau ada yang tidak lolos, tentunya berkurang. Tapi, rencananya masing-masing grup ada lima klub,” tambah Ririn.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/