alexametrics
23.5 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Pedagang Ditoleransi Sehari

Untuk Memberi Ruang bagi Pejalan Kaki di Trotoar

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – “Cukup 24 Jam”, kalimat tersebut menjadi kesepakatan antara Satpol PP Bondowoso dengan pedagang sayur yang menjajakan dagangannya di trotoar Jalan KH Wahid Hasyim. Pedagang tersebut diultimatum untuk segera pindah karena dianggap mengganggu kenyamanan masyarakat. Khususnya pejalan kaki.

Jika dalam waktu yang ditentukan yang bersangkutan tidak mengindahkan kesepakatan, maka satpol PP akan mengamankan semua barang yang dijual. Kemudian, dibawa ke kantornya. Bisa diambil kembali dengan catatan yang bersangkutan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan yang sama.

Kasi Ops Satpol PP Bondowoso Achmad Hambri menyatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pasar dan Dishub Bondowoso. “Tak kasih waktu sampai besok. Kalo besok masih ada di sana, terpaksa saya angkut,” ungkapnya, kemarin (30/5).

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, pedagang tersebut telah menyanggupi untuk memindahkan dagangannya ke tempat yang sudah disediakan oleh Dinas Pasar. Dia mengamati, pedagang tersebut sejak bulan puasa kemarin sudah tiga kali diberi peringatan. “Tadi itu terakhir sudah,” cetusnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – “Cukup 24 Jam”, kalimat tersebut menjadi kesepakatan antara Satpol PP Bondowoso dengan pedagang sayur yang menjajakan dagangannya di trotoar Jalan KH Wahid Hasyim. Pedagang tersebut diultimatum untuk segera pindah karena dianggap mengganggu kenyamanan masyarakat. Khususnya pejalan kaki.

Jika dalam waktu yang ditentukan yang bersangkutan tidak mengindahkan kesepakatan, maka satpol PP akan mengamankan semua barang yang dijual. Kemudian, dibawa ke kantornya. Bisa diambil kembali dengan catatan yang bersangkutan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan yang sama.

Kasi Ops Satpol PP Bondowoso Achmad Hambri menyatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pasar dan Dishub Bondowoso. “Tak kasih waktu sampai besok. Kalo besok masih ada di sana, terpaksa saya angkut,” ungkapnya, kemarin (30/5).

Menurutnya, pedagang tersebut telah menyanggupi untuk memindahkan dagangannya ke tempat yang sudah disediakan oleh Dinas Pasar. Dia mengamati, pedagang tersebut sejak bulan puasa kemarin sudah tiga kali diberi peringatan. “Tadi itu terakhir sudah,” cetusnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – “Cukup 24 Jam”, kalimat tersebut menjadi kesepakatan antara Satpol PP Bondowoso dengan pedagang sayur yang menjajakan dagangannya di trotoar Jalan KH Wahid Hasyim. Pedagang tersebut diultimatum untuk segera pindah karena dianggap mengganggu kenyamanan masyarakat. Khususnya pejalan kaki.

Jika dalam waktu yang ditentukan yang bersangkutan tidak mengindahkan kesepakatan, maka satpol PP akan mengamankan semua barang yang dijual. Kemudian, dibawa ke kantornya. Bisa diambil kembali dengan catatan yang bersangkutan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan yang sama.

Kasi Ops Satpol PP Bondowoso Achmad Hambri menyatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pasar dan Dishub Bondowoso. “Tak kasih waktu sampai besok. Kalo besok masih ada di sana, terpaksa saya angkut,” ungkapnya, kemarin (30/5).

Menurutnya, pedagang tersebut telah menyanggupi untuk memindahkan dagangannya ke tempat yang sudah disediakan oleh Dinas Pasar. Dia mengamati, pedagang tersebut sejak bulan puasa kemarin sudah tiga kali diberi peringatan. “Tadi itu terakhir sudah,” cetusnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/