alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Lansia Butuh Akses Khusus Kesehatan dan Administrasi

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – UNTUK mencanangkan Kecamatan Layak Lansia di Curahdami, tentu beberapa kriteria dan ketentuan harus dipenuhi terlebih dahulu. Oleh sebab itu, pencanangannya harus dipertimbangkan dengan matang, sehingga program yang ada di dalamnya dapat berjalan berkelanjutan.

Saudia Yourdan Islami Taufik, Camat Curahdami, menjelaskan, festival lansia merupakan salah satu cikal bakal keinginannya untuk menjadikan Kecamatan Ramah Lansia. Di samping sebelumnya memang sudah ada beberapa inovasi yang berkaitan dengan masyarakat rentan itu, salah satunya Pemeriksaan Terpadu dan Deteksi Dini pada Lansia yang disingkat Rindu Dilan.

Pria yang akrab disapa Yordan ini juga menuturkan, selama ini para lansia terkesan diabaikan begitu saja. Hal yang sering menjadi pembicaraan adalah posyandu balita dan hak-hak disabilitas saja. Oleh sebab itu, pada peringatan Hari Lansia tahun ini pihaknya sengaja mengadakan festival. Dengan tujuan mengangkat harkat dan martabat kelompok lansia. “Itu semua jadi pemicu. Saya sampaikan kepada Pak Bupati, tahun depan kami akan launching Kecamatan Ramah Lansia,” katanya.

Pakai Tanda, Nama Tak Terdeteksi

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk mewujudkan hal tersebut, menurut mantan sekcam Ijen itu, diperlukan dukungan dari semua pihak terkait. Mulai dari kecamatan, puskesmas, polsek, koramil, dan lainnya. Sebab, pelayanan pada lansia juga dapat dilakukan di beberapa tempat itu. Oleh karenanya, fasilitas dan pelayanan yang ramah lansia harus disediakan khusus. “Sebagai instansi pelayan masyarakat, harus punya pelayanan khusus lansia,” katanya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – UNTUK mencanangkan Kecamatan Layak Lansia di Curahdami, tentu beberapa kriteria dan ketentuan harus dipenuhi terlebih dahulu. Oleh sebab itu, pencanangannya harus dipertimbangkan dengan matang, sehingga program yang ada di dalamnya dapat berjalan berkelanjutan.

Saudia Yourdan Islami Taufik, Camat Curahdami, menjelaskan, festival lansia merupakan salah satu cikal bakal keinginannya untuk menjadikan Kecamatan Ramah Lansia. Di samping sebelumnya memang sudah ada beberapa inovasi yang berkaitan dengan masyarakat rentan itu, salah satunya Pemeriksaan Terpadu dan Deteksi Dini pada Lansia yang disingkat Rindu Dilan.

Pria yang akrab disapa Yordan ini juga menuturkan, selama ini para lansia terkesan diabaikan begitu saja. Hal yang sering menjadi pembicaraan adalah posyandu balita dan hak-hak disabilitas saja. Oleh sebab itu, pada peringatan Hari Lansia tahun ini pihaknya sengaja mengadakan festival. Dengan tujuan mengangkat harkat dan martabat kelompok lansia. “Itu semua jadi pemicu. Saya sampaikan kepada Pak Bupati, tahun depan kami akan launching Kecamatan Ramah Lansia,” katanya.

Pakai Tanda, Nama Tak Terdeteksi

Untuk mewujudkan hal tersebut, menurut mantan sekcam Ijen itu, diperlukan dukungan dari semua pihak terkait. Mulai dari kecamatan, puskesmas, polsek, koramil, dan lainnya. Sebab, pelayanan pada lansia juga dapat dilakukan di beberapa tempat itu. Oleh karenanya, fasilitas dan pelayanan yang ramah lansia harus disediakan khusus. “Sebagai instansi pelayan masyarakat, harus punya pelayanan khusus lansia,” katanya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – UNTUK mencanangkan Kecamatan Layak Lansia di Curahdami, tentu beberapa kriteria dan ketentuan harus dipenuhi terlebih dahulu. Oleh sebab itu, pencanangannya harus dipertimbangkan dengan matang, sehingga program yang ada di dalamnya dapat berjalan berkelanjutan.

Saudia Yourdan Islami Taufik, Camat Curahdami, menjelaskan, festival lansia merupakan salah satu cikal bakal keinginannya untuk menjadikan Kecamatan Ramah Lansia. Di samping sebelumnya memang sudah ada beberapa inovasi yang berkaitan dengan masyarakat rentan itu, salah satunya Pemeriksaan Terpadu dan Deteksi Dini pada Lansia yang disingkat Rindu Dilan.

Pria yang akrab disapa Yordan ini juga menuturkan, selama ini para lansia terkesan diabaikan begitu saja. Hal yang sering menjadi pembicaraan adalah posyandu balita dan hak-hak disabilitas saja. Oleh sebab itu, pada peringatan Hari Lansia tahun ini pihaknya sengaja mengadakan festival. Dengan tujuan mengangkat harkat dan martabat kelompok lansia. “Itu semua jadi pemicu. Saya sampaikan kepada Pak Bupati, tahun depan kami akan launching Kecamatan Ramah Lansia,” katanya.

Pakai Tanda, Nama Tak Terdeteksi

Untuk mewujudkan hal tersebut, menurut mantan sekcam Ijen itu, diperlukan dukungan dari semua pihak terkait. Mulai dari kecamatan, puskesmas, polsek, koramil, dan lainnya. Sebab, pelayanan pada lansia juga dapat dilakukan di beberapa tempat itu. Oleh karenanya, fasilitas dan pelayanan yang ramah lansia harus disediakan khusus. “Sebagai instansi pelayan masyarakat, harus punya pelayanan khusus lansia,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/