22.8 C
Jember
Tuesday, 21 March 2023

Terima Kasih yang Dilontarkan Tolak

Untuk Wisata Desa yang Jadi Unggulan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kafe Kala Senja diresmikan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jatim, Sabtu (29/5). Salah satu spot andalan desa wisata di Bondowoso yang terletak di Desa Sukosari Kidul, Sumberwringin, ini mendapat apresiasi dari pemprov.

Kafe Kala Senja terletak di spot Desa Wisata Tirto Agung. Kala Senja merupakan spot baru. Tirto Agung sendiri dikelola oleh BUMDes Sukosari Kidul sejak awal 2019. Sabtu kemarin (29/5), Kala Senja diresmikan langsung oleh M. Yasin, Kepala DPMD Provinsi Jawa Timur.

Ketua Pelaksana Klinik BUMDes Jatim Nova Hariyanto menerangkan, wisata di desa ini menjadi salah satu dari empat wisata di Jawa Timur yang mendapat pelatihan, pendampingan, dan penyuluhan dari salah satu CSR perusahaan ternama di Indonesia. Pendampingan itu dilakukan selama lima bulan. “Hampir lima bulan ini kami dampingi secara komprehensif dan masif,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tujuan pendampingan tersebut agar ada akselerasi di dunia wisata, yang babak belur akibat pandemi Covid-19. Karena itu, selain lahirnya spot Kala Senja, pihaknya pun turut memberikan bantuan berupa sarana prasarana untuk protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan. Kemudian, juga ada bantuan sejumlah tempat sampah.

Sementara itu, Kepala DPMD Jatim M. Yasin berpesan agar pengembangan wisata tak hanya dibangun. Namun, harus berkelanjutan. Karena itu, ia mengingatkan agar ke depan terus melakukan inovasi. Utamanya inovasi objek wisata yang tak hanya menguntungkan desa, melainkan harus bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Sukosari Kidul Tolak Abdul Azis mengucapkan terima kasihnya atas beragam dukungan terhadap Tirta Agung. Sehingga, objek wisata yang dulunya dibangun di kawasan terkenal angker itu kini justru menjadi jujukan wisata masyarakat. Kini ramai dikunjungi dan berdampak terhadap perekonomian masyarakat. “Karena dengan hadirnya Kala Senja ini sangat membantu sekali. Sangat bermanfaat sekali bagi perekonomian desa,” tutupnya.

Tampak turut hadir dalam launching tersebut yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Haeriyah Yuliati, dan forum pimpinan kecamatan.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Muchammad Ainul Budi
Editor: Solikhul Huda

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kafe Kala Senja diresmikan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jatim, Sabtu (29/5). Salah satu spot andalan desa wisata di Bondowoso yang terletak di Desa Sukosari Kidul, Sumberwringin, ini mendapat apresiasi dari pemprov.

Kafe Kala Senja terletak di spot Desa Wisata Tirto Agung. Kala Senja merupakan spot baru. Tirto Agung sendiri dikelola oleh BUMDes Sukosari Kidul sejak awal 2019. Sabtu kemarin (29/5), Kala Senja diresmikan langsung oleh M. Yasin, Kepala DPMD Provinsi Jawa Timur.

Ketua Pelaksana Klinik BUMDes Jatim Nova Hariyanto menerangkan, wisata di desa ini menjadi salah satu dari empat wisata di Jawa Timur yang mendapat pelatihan, pendampingan, dan penyuluhan dari salah satu CSR perusahaan ternama di Indonesia. Pendampingan itu dilakukan selama lima bulan. “Hampir lima bulan ini kami dampingi secara komprehensif dan masif,” katanya.

Tujuan pendampingan tersebut agar ada akselerasi di dunia wisata, yang babak belur akibat pandemi Covid-19. Karena itu, selain lahirnya spot Kala Senja, pihaknya pun turut memberikan bantuan berupa sarana prasarana untuk protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan. Kemudian, juga ada bantuan sejumlah tempat sampah.

Sementara itu, Kepala DPMD Jatim M. Yasin berpesan agar pengembangan wisata tak hanya dibangun. Namun, harus berkelanjutan. Karena itu, ia mengingatkan agar ke depan terus melakukan inovasi. Utamanya inovasi objek wisata yang tak hanya menguntungkan desa, melainkan harus bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Sukosari Kidul Tolak Abdul Azis mengucapkan terima kasihnya atas beragam dukungan terhadap Tirta Agung. Sehingga, objek wisata yang dulunya dibangun di kawasan terkenal angker itu kini justru menjadi jujukan wisata masyarakat. Kini ramai dikunjungi dan berdampak terhadap perekonomian masyarakat. “Karena dengan hadirnya Kala Senja ini sangat membantu sekali. Sangat bermanfaat sekali bagi perekonomian desa,” tutupnya.

Tampak turut hadir dalam launching tersebut yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Haeriyah Yuliati, dan forum pimpinan kecamatan.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Muchammad Ainul Budi
Editor: Solikhul Huda

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kafe Kala Senja diresmikan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jatim, Sabtu (29/5). Salah satu spot andalan desa wisata di Bondowoso yang terletak di Desa Sukosari Kidul, Sumberwringin, ini mendapat apresiasi dari pemprov.

Kafe Kala Senja terletak di spot Desa Wisata Tirto Agung. Kala Senja merupakan spot baru. Tirto Agung sendiri dikelola oleh BUMDes Sukosari Kidul sejak awal 2019. Sabtu kemarin (29/5), Kala Senja diresmikan langsung oleh M. Yasin, Kepala DPMD Provinsi Jawa Timur.

Ketua Pelaksana Klinik BUMDes Jatim Nova Hariyanto menerangkan, wisata di desa ini menjadi salah satu dari empat wisata di Jawa Timur yang mendapat pelatihan, pendampingan, dan penyuluhan dari salah satu CSR perusahaan ternama di Indonesia. Pendampingan itu dilakukan selama lima bulan. “Hampir lima bulan ini kami dampingi secara komprehensif dan masif,” katanya.

Tujuan pendampingan tersebut agar ada akselerasi di dunia wisata, yang babak belur akibat pandemi Covid-19. Karena itu, selain lahirnya spot Kala Senja, pihaknya pun turut memberikan bantuan berupa sarana prasarana untuk protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan. Kemudian, juga ada bantuan sejumlah tempat sampah.

Sementara itu, Kepala DPMD Jatim M. Yasin berpesan agar pengembangan wisata tak hanya dibangun. Namun, harus berkelanjutan. Karena itu, ia mengingatkan agar ke depan terus melakukan inovasi. Utamanya inovasi objek wisata yang tak hanya menguntungkan desa, melainkan harus bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Sukosari Kidul Tolak Abdul Azis mengucapkan terima kasihnya atas beragam dukungan terhadap Tirta Agung. Sehingga, objek wisata yang dulunya dibangun di kawasan terkenal angker itu kini justru menjadi jujukan wisata masyarakat. Kini ramai dikunjungi dan berdampak terhadap perekonomian masyarakat. “Karena dengan hadirnya Kala Senja ini sangat membantu sekali. Sangat bermanfaat sekali bagi perekonomian desa,” tutupnya.

Tampak turut hadir dalam launching tersebut yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Haeriyah Yuliati, dan forum pimpinan kecamatan.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Muchammad Ainul Budi
Editor: Solikhul Huda

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

Sinyal Koalisi Masih Redup

Terus Patroli di Bibir Pantai Cemara

Sudah Ada Sejak Ratusan Tahun Lalu