alexametrics
24.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Sopir Pikap Kecelakaan Maut di Bondowoso Ditetapkan Jadi Tersangka

Korban Tewas Bertambah Jadi Tujuh Orang

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Ijen, Desa Gunung Anyar, Kecamatan Tapen, beberapa hari lalu, terus diusut. Akhirnya, Polres Bondowoso menetapkan sang sopir mobil pikap, Surahman, berstatus tersangka.

Baca Juga : Kecelakaan Maut Mobil Bak Terbuka, Lima Nyawa Penumpang Melayang

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kasi Humas Polres Bondowoso Ipda Bobby Dwi Siswanto. Menurutnya, Surahman baru ditetapkan tersangka setelah sembuh dari cedera leher dan koma pascakecelakaan, Senin (21/3) lalu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Berdasarkan keterangan tersangka, diketahui bahwa Surahman rutin bekerja sebagai penyedia angkutan dari Kecamatan Taman Krocok ke Kebun Watucapil, Desa/Kecamatan Ijen. “Tersangka mengakui kesalahannya dengan menggunakan pikap yang merupakan kendaraan khusus angkutan barang, tapi justru digunakan untuk mengangkut penumpang,” katanya.

Kendaraan itu juga kelebihan muatan, yakni maksimal 2,1 ton, namun terisi 2,6 ton. “Pengemudi juga berkendara dalam keadaan lelah dan mengantuk, sehingga terjadi insiden itu,” tuturnya.

Sebelumnya, hasil olah TKP Ditlantas Polda Jatim, kendaraan pikap yang ditumpangi tersangka sempat turun ke bahu jalan sebelah kiri. Lalu, kembali ke tengah, terbalik, dan terseret 20 meter. “Mengenai kelayakan berkendara, tersangka diketahui tidak memiliki SIM dan uji kir kendaraan terakhir pada November 2019 lalu,” bebernya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Ijen, Desa Gunung Anyar, Kecamatan Tapen, beberapa hari lalu, terus diusut. Akhirnya, Polres Bondowoso menetapkan sang sopir mobil pikap, Surahman, berstatus tersangka.

Baca Juga : Kecelakaan Maut Mobil Bak Terbuka, Lima Nyawa Penumpang Melayang

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kasi Humas Polres Bondowoso Ipda Bobby Dwi Siswanto. Menurutnya, Surahman baru ditetapkan tersangka setelah sembuh dari cedera leher dan koma pascakecelakaan, Senin (21/3) lalu.

Berdasarkan keterangan tersangka, diketahui bahwa Surahman rutin bekerja sebagai penyedia angkutan dari Kecamatan Taman Krocok ke Kebun Watucapil, Desa/Kecamatan Ijen. “Tersangka mengakui kesalahannya dengan menggunakan pikap yang merupakan kendaraan khusus angkutan barang, tapi justru digunakan untuk mengangkut penumpang,” katanya.

Kendaraan itu juga kelebihan muatan, yakni maksimal 2,1 ton, namun terisi 2,6 ton. “Pengemudi juga berkendara dalam keadaan lelah dan mengantuk, sehingga terjadi insiden itu,” tuturnya.

Sebelumnya, hasil olah TKP Ditlantas Polda Jatim, kendaraan pikap yang ditumpangi tersangka sempat turun ke bahu jalan sebelah kiri. Lalu, kembali ke tengah, terbalik, dan terseret 20 meter. “Mengenai kelayakan berkendara, tersangka diketahui tidak memiliki SIM dan uji kir kendaraan terakhir pada November 2019 lalu,” bebernya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Ijen, Desa Gunung Anyar, Kecamatan Tapen, beberapa hari lalu, terus diusut. Akhirnya, Polres Bondowoso menetapkan sang sopir mobil pikap, Surahman, berstatus tersangka.

Baca Juga : Kecelakaan Maut Mobil Bak Terbuka, Lima Nyawa Penumpang Melayang

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kasi Humas Polres Bondowoso Ipda Bobby Dwi Siswanto. Menurutnya, Surahman baru ditetapkan tersangka setelah sembuh dari cedera leher dan koma pascakecelakaan, Senin (21/3) lalu.

Berdasarkan keterangan tersangka, diketahui bahwa Surahman rutin bekerja sebagai penyedia angkutan dari Kecamatan Taman Krocok ke Kebun Watucapil, Desa/Kecamatan Ijen. “Tersangka mengakui kesalahannya dengan menggunakan pikap yang merupakan kendaraan khusus angkutan barang, tapi justru digunakan untuk mengangkut penumpang,” katanya.

Kendaraan itu juga kelebihan muatan, yakni maksimal 2,1 ton, namun terisi 2,6 ton. “Pengemudi juga berkendara dalam keadaan lelah dan mengantuk, sehingga terjadi insiden itu,” tuturnya.

Sebelumnya, hasil olah TKP Ditlantas Polda Jatim, kendaraan pikap yang ditumpangi tersangka sempat turun ke bahu jalan sebelah kiri. Lalu, kembali ke tengah, terbalik, dan terseret 20 meter. “Mengenai kelayakan berkendara, tersangka diketahui tidak memiliki SIM dan uji kir kendaraan terakhir pada November 2019 lalu,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/