alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Jumlah Kasus Hampir Tembus Seribu

Puskesmas Lockdown Terus Bertambah

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penyebaran Covid-19 kian meluas di Kota Tape. Bahkan, sejumlah pegawai pemerintah juga kian banyak yang terpapar penyakit yang mematikan ini. Secara kumulatif, jumlah orang yang terpapar sebanyak 996 orang. Kurang empat lagi, tembus seribu.

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, ada kondisi yang kontras dengan signifikasi kenaikan kasus. Saat ini banyak kegiatan di tengah masyarakat yang sangat longgar. Berbagai hajatan juga sangat banyak digelar. Di lain sisi, jumlah kasus semakin meningkat. Bahkan jumlah puskesmas yang harus di lockdown juga terus bertambah.

Saat ini, Puskesmas Tapen lockdown. Bu Lin, salah seorang warga, mengatakan, Puskesmas Tapen sedang lockdown karena ada pegawainya terpapar Covid-19. “Saya lihat sendiri, kantor Puskesmas Tapen tutup. Di grup WA juga ada informasi Puskesmas Tapen sedang tutup,” kata Bu Lin kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, informasi soal Puskesmas Tapen yang lockdown sudah menyebar ke masyarakat. “Masyarakat yang hendak ke puskesmas diminta ke puskesmas lain yang terdekat seperti Puskesmas Wonosari,” imbuhnya. Namun, lockdown-nya diperkirakan tidak lama, hanya sekitar 4 hari. Tidak seperti pada awal Covid-19 yang harus lockdown sampai 14 hari.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penyebaran Covid-19 kian meluas di Kota Tape. Bahkan, sejumlah pegawai pemerintah juga kian banyak yang terpapar penyakit yang mematikan ini. Secara kumulatif, jumlah orang yang terpapar sebanyak 996 orang. Kurang empat lagi, tembus seribu.

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, ada kondisi yang kontras dengan signifikasi kenaikan kasus. Saat ini banyak kegiatan di tengah masyarakat yang sangat longgar. Berbagai hajatan juga sangat banyak digelar. Di lain sisi, jumlah kasus semakin meningkat. Bahkan jumlah puskesmas yang harus di lockdown juga terus bertambah.

Saat ini, Puskesmas Tapen lockdown. Bu Lin, salah seorang warga, mengatakan, Puskesmas Tapen sedang lockdown karena ada pegawainya terpapar Covid-19. “Saya lihat sendiri, kantor Puskesmas Tapen tutup. Di grup WA juga ada informasi Puskesmas Tapen sedang tutup,” kata Bu Lin kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Menurut dia, informasi soal Puskesmas Tapen yang lockdown sudah menyebar ke masyarakat. “Masyarakat yang hendak ke puskesmas diminta ke puskesmas lain yang terdekat seperti Puskesmas Wonosari,” imbuhnya. Namun, lockdown-nya diperkirakan tidak lama, hanya sekitar 4 hari. Tidak seperti pada awal Covid-19 yang harus lockdown sampai 14 hari.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penyebaran Covid-19 kian meluas di Kota Tape. Bahkan, sejumlah pegawai pemerintah juga kian banyak yang terpapar penyakit yang mematikan ini. Secara kumulatif, jumlah orang yang terpapar sebanyak 996 orang. Kurang empat lagi, tembus seribu.

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, ada kondisi yang kontras dengan signifikasi kenaikan kasus. Saat ini banyak kegiatan di tengah masyarakat yang sangat longgar. Berbagai hajatan juga sangat banyak digelar. Di lain sisi, jumlah kasus semakin meningkat. Bahkan jumlah puskesmas yang harus di lockdown juga terus bertambah.

Saat ini, Puskesmas Tapen lockdown. Bu Lin, salah seorang warga, mengatakan, Puskesmas Tapen sedang lockdown karena ada pegawainya terpapar Covid-19. “Saya lihat sendiri, kantor Puskesmas Tapen tutup. Di grup WA juga ada informasi Puskesmas Tapen sedang tutup,” kata Bu Lin kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Menurut dia, informasi soal Puskesmas Tapen yang lockdown sudah menyebar ke masyarakat. “Masyarakat yang hendak ke puskesmas diminta ke puskesmas lain yang terdekat seperti Puskesmas Wonosari,” imbuhnya. Namun, lockdown-nya diperkirakan tidak lama, hanya sekitar 4 hari. Tidak seperti pada awal Covid-19 yang harus lockdown sampai 14 hari.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/