alexametrics
31.9 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Rekreasi Odong-Odong Pasar Desa

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Malam itu Pasar Maesan tidak seperti pasar tradisional pada umumnya. Pasar tradisional pada malam hari itu tutup, tapi untuk Pasar Maesan tidak. Lampu LED putih itu menyinari aktivitas perdagangan di pasar yang berada di jalan utama Jember-Bondowoso tersebut.

Pedagang sayur, ikan, ayam, tahu, dan tempe juga mulai membuka lapaknya. Aktivitas ekonomi di pasar yang jauh dari kota itu bergeliat. Tapi di antara banyak pedagang, ada satu aktivitas yang menyedot banyak anak kecil. Dia adalah odong-odong yang menghibur anak-anak perdesaan saat malam tiba.

Tris, Trisna,” panggilan itu terdengar dari mulut orang tua yang menunggu anaknya bermain odong-odong. Salah satunya adalah Purwanto, 31, yang menunggu putrinya bernama Trisna naik odong-odong. Purwanto sengaja membawa putrinya ke Pasar Maesan bukan sekaligus untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Tapi, murni untuk mengajak anaknya bermain.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Malam itu Pasar Maesan tidak seperti pasar tradisional pada umumnya. Pasar tradisional pada malam hari itu tutup, tapi untuk Pasar Maesan tidak. Lampu LED putih itu menyinari aktivitas perdagangan di pasar yang berada di jalan utama Jember-Bondowoso tersebut.

Pedagang sayur, ikan, ayam, tahu, dan tempe juga mulai membuka lapaknya. Aktivitas ekonomi di pasar yang jauh dari kota itu bergeliat. Tapi di antara banyak pedagang, ada satu aktivitas yang menyedot banyak anak kecil. Dia adalah odong-odong yang menghibur anak-anak perdesaan saat malam tiba.

Tris, Trisna,” panggilan itu terdengar dari mulut orang tua yang menunggu anaknya bermain odong-odong. Salah satunya adalah Purwanto, 31, yang menunggu putrinya bernama Trisna naik odong-odong. Purwanto sengaja membawa putrinya ke Pasar Maesan bukan sekaligus untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Tapi, murni untuk mengajak anaknya bermain.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Malam itu Pasar Maesan tidak seperti pasar tradisional pada umumnya. Pasar tradisional pada malam hari itu tutup, tapi untuk Pasar Maesan tidak. Lampu LED putih itu menyinari aktivitas perdagangan di pasar yang berada di jalan utama Jember-Bondowoso tersebut.

Pedagang sayur, ikan, ayam, tahu, dan tempe juga mulai membuka lapaknya. Aktivitas ekonomi di pasar yang jauh dari kota itu bergeliat. Tapi di antara banyak pedagang, ada satu aktivitas yang menyedot banyak anak kecil. Dia adalah odong-odong yang menghibur anak-anak perdesaan saat malam tiba.

Tris, Trisna,” panggilan itu terdengar dari mulut orang tua yang menunggu anaknya bermain odong-odong. Salah satunya adalah Purwanto, 31, yang menunggu putrinya bernama Trisna naik odong-odong. Purwanto sengaja membawa putrinya ke Pasar Maesan bukan sekaligus untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Tapi, murni untuk mengajak anaknya bermain.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/