30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Tak Pernah Mendaftar, Puluhan NIK di Bondowoso Tercatut Anggota Parpol

Mobile_AP_Rectangle 1

DABASAH, Radar Ijen – Menjelang pemilihan umum (pemilu) serentak, banyak masyarakat di Bondowoso yang mengeluh. Sebab, nomor induk kependudukan (NIK) mereka tercatat sebagai anggota salah satu partai politik. Padahal sebelumnya mereka tidak pernah mendaftar. Apalagi ikut partai. Baik sebagai anggota maupun sebagai pengurus.

BACA JUGA : Ketua DPRD Bondowoso Tegaskan Tak Mau Minta Maaf

Hal tersebut diketahui setelah puluhan masyarakat mengadu ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bondowoso. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir aduan tersebut terkumpul. Permasalahan tersebut diungkapkan langsung oleh Komisioner KPU, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilihan, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM), Sunfi Fahlawati.

Mobile_AP_Rectangle 2

Perempuan yang akrab disapa Fifi itu menjelaskan, hingga saat ini kurang lebih 80 orang yang tercatat mengeluhkan NIK yang tergabung dalam salah satu parpol. Terlihat dalam helpdesk yang sudah disediakan.

Rata-rata masyarakat yang mengadu mengakui melakukan pengecekan NIK-nya secara pribadi. Hasilnya, dalam website resmi KPU mereka mengecek keanggotaannya ada dalam parpol. “Di sini masyarakat bisa melihat NIK-nya,” katanya.

- Advertisement -

DABASAH, Radar Ijen – Menjelang pemilihan umum (pemilu) serentak, banyak masyarakat di Bondowoso yang mengeluh. Sebab, nomor induk kependudukan (NIK) mereka tercatat sebagai anggota salah satu partai politik. Padahal sebelumnya mereka tidak pernah mendaftar. Apalagi ikut partai. Baik sebagai anggota maupun sebagai pengurus.

BACA JUGA : Ketua DPRD Bondowoso Tegaskan Tak Mau Minta Maaf

Hal tersebut diketahui setelah puluhan masyarakat mengadu ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bondowoso. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir aduan tersebut terkumpul. Permasalahan tersebut diungkapkan langsung oleh Komisioner KPU, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilihan, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM), Sunfi Fahlawati.

Perempuan yang akrab disapa Fifi itu menjelaskan, hingga saat ini kurang lebih 80 orang yang tercatat mengeluhkan NIK yang tergabung dalam salah satu parpol. Terlihat dalam helpdesk yang sudah disediakan.

Rata-rata masyarakat yang mengadu mengakui melakukan pengecekan NIK-nya secara pribadi. Hasilnya, dalam website resmi KPU mereka mengecek keanggotaannya ada dalam parpol. “Di sini masyarakat bisa melihat NIK-nya,” katanya.

DABASAH, Radar Ijen – Menjelang pemilihan umum (pemilu) serentak, banyak masyarakat di Bondowoso yang mengeluh. Sebab, nomor induk kependudukan (NIK) mereka tercatat sebagai anggota salah satu partai politik. Padahal sebelumnya mereka tidak pernah mendaftar. Apalagi ikut partai. Baik sebagai anggota maupun sebagai pengurus.

BACA JUGA : Ketua DPRD Bondowoso Tegaskan Tak Mau Minta Maaf

Hal tersebut diketahui setelah puluhan masyarakat mengadu ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bondowoso. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir aduan tersebut terkumpul. Permasalahan tersebut diungkapkan langsung oleh Komisioner KPU, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilihan, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM), Sunfi Fahlawati.

Perempuan yang akrab disapa Fifi itu menjelaskan, hingga saat ini kurang lebih 80 orang yang tercatat mengeluhkan NIK yang tergabung dalam salah satu parpol. Terlihat dalam helpdesk yang sudah disediakan.

Rata-rata masyarakat yang mengadu mengakui melakukan pengecekan NIK-nya secara pribadi. Hasilnya, dalam website resmi KPU mereka mengecek keanggotaannya ada dalam parpol. “Di sini masyarakat bisa melihat NIK-nya,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/