alexametrics
23.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Peserta JKN-KIS Semarakkan Senam Sehat Kolosal 18.818

Mobile_AP_Rectangle 1

Sampai 20 Juli 2018, sudah 74,67 % atau sekitar 583.698 jiwa penduduk Kabupaten Bondowoso yang telah menjadi peserta JKN-KIS. Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan telah bekerjasama dengan 49 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 3 rumah sakit, 1 apotek dan 2 optik.

Asisten I Agung Tri Handono mengatakan, kehadiran BPJS Kesehatan adalah solusi nyata kesehatan murah. Karenanya Pemkab Bondowoso mendukung penuh keikutsertaan masyarakat dalam BPJS Kesehatan. “Sudah ada 12 ribu lebih masyarakat kurang mampu yang ditanggung pemerintah, sementara potensi masyarakat miskin yang membutuhkan mencapai 27 ribu,” jelasnya.

Sebelumnya jika ada warga tidak mampu sakit, pemerintah menyediakan bantuan maksimal Rp 5 juta untuk pengobatan. Sementara kendalanya selain alokasinya terbatas, kebanyakan biaya rumah sakitnya lebih daru Rp 5 juta. “Dengan adanya BPJS Kesehatan, alokasi itu menjadi biaya untuk pembayaran iuran, dan manfaatnya bisa lebih besar,” tuturnya. (*)

Mobile_AP_Rectangle 2

Penulis : Sholikhul Huda
Fotografer : Sholikhul Huda
Editor : Winardi Nawa Putra

- Advertisement -

Sampai 20 Juli 2018, sudah 74,67 % atau sekitar 583.698 jiwa penduduk Kabupaten Bondowoso yang telah menjadi peserta JKN-KIS. Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan telah bekerjasama dengan 49 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 3 rumah sakit, 1 apotek dan 2 optik.

Asisten I Agung Tri Handono mengatakan, kehadiran BPJS Kesehatan adalah solusi nyata kesehatan murah. Karenanya Pemkab Bondowoso mendukung penuh keikutsertaan masyarakat dalam BPJS Kesehatan. “Sudah ada 12 ribu lebih masyarakat kurang mampu yang ditanggung pemerintah, sementara potensi masyarakat miskin yang membutuhkan mencapai 27 ribu,” jelasnya.

Sebelumnya jika ada warga tidak mampu sakit, pemerintah menyediakan bantuan maksimal Rp 5 juta untuk pengobatan. Sementara kendalanya selain alokasinya terbatas, kebanyakan biaya rumah sakitnya lebih daru Rp 5 juta. “Dengan adanya BPJS Kesehatan, alokasi itu menjadi biaya untuk pembayaran iuran, dan manfaatnya bisa lebih besar,” tuturnya. (*)

Penulis : Sholikhul Huda
Fotografer : Sholikhul Huda
Editor : Winardi Nawa Putra

Sampai 20 Juli 2018, sudah 74,67 % atau sekitar 583.698 jiwa penduduk Kabupaten Bondowoso yang telah menjadi peserta JKN-KIS. Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan telah bekerjasama dengan 49 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 3 rumah sakit, 1 apotek dan 2 optik.

Asisten I Agung Tri Handono mengatakan, kehadiran BPJS Kesehatan adalah solusi nyata kesehatan murah. Karenanya Pemkab Bondowoso mendukung penuh keikutsertaan masyarakat dalam BPJS Kesehatan. “Sudah ada 12 ribu lebih masyarakat kurang mampu yang ditanggung pemerintah, sementara potensi masyarakat miskin yang membutuhkan mencapai 27 ribu,” jelasnya.

Sebelumnya jika ada warga tidak mampu sakit, pemerintah menyediakan bantuan maksimal Rp 5 juta untuk pengobatan. Sementara kendalanya selain alokasinya terbatas, kebanyakan biaya rumah sakitnya lebih daru Rp 5 juta. “Dengan adanya BPJS Kesehatan, alokasi itu menjadi biaya untuk pembayaran iuran, dan manfaatnya bisa lebih besar,” tuturnya. (*)

Penulis : Sholikhul Huda
Fotografer : Sholikhul Huda
Editor : Winardi Nawa Putra

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/