alexametrics
27.1 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Hanya Daftarkan Delapan Cabor

BPJS Ketenagakerjaan Atlet Belum Menyeluruh

Mobile_AP_Rectangle 1

BADEAN, Radar Ijen – Jaminan keselamatan atlet tak bisa diremehkan. Namun, siapa sangka jika jaminan tersebut saat Porprov kali ini belum menyeluruh. Hanya ada beberapa atlet cabor saja yang didaftarkan pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

BACA JUGA : Emas Pertama Diraih Cabor Tenis

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Hadi Santoso menyampaikan, dari beberapa cabor di Bondowoso, hanya delapan yang terdaftar. Menurutnya, dari jumlah tersebut, rata-rata jenis olahraga dengan tingkat risiko tinggi. “Tidak hanya saat pertandingan saja, tetapi saat latihan atau perjalanan menuju latihan dan pertandingan juga memiliki risiko tersendiri,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin, (29/6).

Mobile_AP_Rectangle 2

Pria asal Surabaya itu mengatakan, delapan cabor yang terdaftar sebagai keanggotaan itu antara lain pencak silat, taekwondo, tarung drajat, karate, tinju, balap sepeda, panjat tebing, dan paralayang. Delapan cabor itu semuanya memiliki risiko besar saat latihan dan pertandingan. “Hanya cabor sepak bola yang belum terdaftar,” ucapnya.

- Advertisement -

BADEAN, Radar Ijen – Jaminan keselamatan atlet tak bisa diremehkan. Namun, siapa sangka jika jaminan tersebut saat Porprov kali ini belum menyeluruh. Hanya ada beberapa atlet cabor saja yang didaftarkan pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

BACA JUGA : Emas Pertama Diraih Cabor Tenis

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Hadi Santoso menyampaikan, dari beberapa cabor di Bondowoso, hanya delapan yang terdaftar. Menurutnya, dari jumlah tersebut, rata-rata jenis olahraga dengan tingkat risiko tinggi. “Tidak hanya saat pertandingan saja, tetapi saat latihan atau perjalanan menuju latihan dan pertandingan juga memiliki risiko tersendiri,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin, (29/6).

Pria asal Surabaya itu mengatakan, delapan cabor yang terdaftar sebagai keanggotaan itu antara lain pencak silat, taekwondo, tarung drajat, karate, tinju, balap sepeda, panjat tebing, dan paralayang. Delapan cabor itu semuanya memiliki risiko besar saat latihan dan pertandingan. “Hanya cabor sepak bola yang belum terdaftar,” ucapnya.

BADEAN, Radar Ijen – Jaminan keselamatan atlet tak bisa diremehkan. Namun, siapa sangka jika jaminan tersebut saat Porprov kali ini belum menyeluruh. Hanya ada beberapa atlet cabor saja yang didaftarkan pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

BACA JUGA : Emas Pertama Diraih Cabor Tenis

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Hadi Santoso menyampaikan, dari beberapa cabor di Bondowoso, hanya delapan yang terdaftar. Menurutnya, dari jumlah tersebut, rata-rata jenis olahraga dengan tingkat risiko tinggi. “Tidak hanya saat pertandingan saja, tetapi saat latihan atau perjalanan menuju latihan dan pertandingan juga memiliki risiko tersendiri,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin, (29/6).

Pria asal Surabaya itu mengatakan, delapan cabor yang terdaftar sebagai keanggotaan itu antara lain pencak silat, taekwondo, tarung drajat, karate, tinju, balap sepeda, panjat tebing, dan paralayang. Delapan cabor itu semuanya memiliki risiko besar saat latihan dan pertandingan. “Hanya cabor sepak bola yang belum terdaftar,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/