alexametrics
22.9 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Permintaan Daging Sapi Anjlok

Pedagang Mengeluh, Seharian Nyaris Tanpa Pembeli

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kondisi Pasar Induk Bondowoso memang terlihat sangat ramai. Namun, keramaian tersebut tak terlihat pada lapak penjualan daging sapi. Meningkatnya penyebaran penyakit kuku dan mulut (PMK) memengaruhi daya beli daging tersebut.

Hal itu dialami penjual daging kelahiran Situbondo yang melakukan penjualan daging di Pasar Induk Bondowoso, Rais. Penjualan dimulai dari pukul 04.00 pagi hingga 13.00. Sampai siang dia belum mendapatkan pembeli. Pasalnya, saat ini para pengunjung lebih memprioritaskan daging ayam daripada daging sapi.

Miris, Kekerasan Seksual Mendominasi

Mobile_AP_Rectangle 2

Rais mengatakan, hal serupa juga dialami penjual lainnya. “Bukan hanya di sini, di sekeliling saya ini juga terbatas saat ini,” terangnya, kemarin. Bahkan, sebagian penjual ada yang sudah mempersiapkan dua ekor sapi yang disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Bondowoso untuk diperjualbelikan. Namun, pembeli makin sedikit.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kondisi Pasar Induk Bondowoso memang terlihat sangat ramai. Namun, keramaian tersebut tak terlihat pada lapak penjualan daging sapi. Meningkatnya penyebaran penyakit kuku dan mulut (PMK) memengaruhi daya beli daging tersebut.

Hal itu dialami penjual daging kelahiran Situbondo yang melakukan penjualan daging di Pasar Induk Bondowoso, Rais. Penjualan dimulai dari pukul 04.00 pagi hingga 13.00. Sampai siang dia belum mendapatkan pembeli. Pasalnya, saat ini para pengunjung lebih memprioritaskan daging ayam daripada daging sapi.

Miris, Kekerasan Seksual Mendominasi

Rais mengatakan, hal serupa juga dialami penjual lainnya. “Bukan hanya di sini, di sekeliling saya ini juga terbatas saat ini,” terangnya, kemarin. Bahkan, sebagian penjual ada yang sudah mempersiapkan dua ekor sapi yang disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Bondowoso untuk diperjualbelikan. Namun, pembeli makin sedikit.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kondisi Pasar Induk Bondowoso memang terlihat sangat ramai. Namun, keramaian tersebut tak terlihat pada lapak penjualan daging sapi. Meningkatnya penyebaran penyakit kuku dan mulut (PMK) memengaruhi daya beli daging tersebut.

Hal itu dialami penjual daging kelahiran Situbondo yang melakukan penjualan daging di Pasar Induk Bondowoso, Rais. Penjualan dimulai dari pukul 04.00 pagi hingga 13.00. Sampai siang dia belum mendapatkan pembeli. Pasalnya, saat ini para pengunjung lebih memprioritaskan daging ayam daripada daging sapi.

Miris, Kekerasan Seksual Mendominasi

Rais mengatakan, hal serupa juga dialami penjual lainnya. “Bukan hanya di sini, di sekeliling saya ini juga terbatas saat ini,” terangnya, kemarin. Bahkan, sebagian penjual ada yang sudah mempersiapkan dua ekor sapi yang disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Bondowoso untuk diperjualbelikan. Namun, pembeli makin sedikit.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/