alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Miris, Kekerasan Seksual Mendominasi

Selama Lima Bulan Ada Delapan Pengaduan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bondowoso dari tahun ke tahun ternyata masih dalam kondisi memprihatinkan. Meskipun tahun ini baru berjalan lima bulan, sudah ada delapan kasus pengaduan kekerasan yang terjadi. Bahkan, didominasi oleh kekerasan seksual daripada kekerasan fisik.

Hal itu diketahui berdasarkan data dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso. Satu dari delapan pengaduan itu merupakan kasus kekerasan seksual yang terjadi pada anak usia 16 tahun. Mirisnya, pelaku merupakan ayah kandungnya sendiri.

Bola Keluar Lintasan, Siap-Siap Dapat Hukuman

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso Anisatul Hamidah membenarkan bahwa selama 2022 ini sudah mendapatkan delapan aduan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Atas aduan tersebut, pihaknya mengaku sudah melakukan pendampingan kepada korban, untuk memastikan yang bersangkutan baik-baik saja. Baik dari fisik maupun psikologis. “Itu semua kami dampingi. Alhamdulillah mereka saat ini masih sekolah,” jelasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bondowoso dari tahun ke tahun ternyata masih dalam kondisi memprihatinkan. Meskipun tahun ini baru berjalan lima bulan, sudah ada delapan kasus pengaduan kekerasan yang terjadi. Bahkan, didominasi oleh kekerasan seksual daripada kekerasan fisik.

Hal itu diketahui berdasarkan data dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso. Satu dari delapan pengaduan itu merupakan kasus kekerasan seksual yang terjadi pada anak usia 16 tahun. Mirisnya, pelaku merupakan ayah kandungnya sendiri.

Bola Keluar Lintasan, Siap-Siap Dapat Hukuman

Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso Anisatul Hamidah membenarkan bahwa selama 2022 ini sudah mendapatkan delapan aduan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Atas aduan tersebut, pihaknya mengaku sudah melakukan pendampingan kepada korban, untuk memastikan yang bersangkutan baik-baik saja. Baik dari fisik maupun psikologis. “Itu semua kami dampingi. Alhamdulillah mereka saat ini masih sekolah,” jelasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bondowoso dari tahun ke tahun ternyata masih dalam kondisi memprihatinkan. Meskipun tahun ini baru berjalan lima bulan, sudah ada delapan kasus pengaduan kekerasan yang terjadi. Bahkan, didominasi oleh kekerasan seksual daripada kekerasan fisik.

Hal itu diketahui berdasarkan data dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso. Satu dari delapan pengaduan itu merupakan kasus kekerasan seksual yang terjadi pada anak usia 16 tahun. Mirisnya, pelaku merupakan ayah kandungnya sendiri.

Bola Keluar Lintasan, Siap-Siap Dapat Hukuman

Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso Anisatul Hamidah membenarkan bahwa selama 2022 ini sudah mendapatkan delapan aduan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Atas aduan tersebut, pihaknya mengaku sudah melakukan pendampingan kepada korban, untuk memastikan yang bersangkutan baik-baik saja. Baik dari fisik maupun psikologis. “Itu semua kami dampingi. Alhamdulillah mereka saat ini masih sekolah,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/