alexametrics
24.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Kantor Desa Selolembu Diluruk Warga Tuntut Pergantian Perangkat Desa

Tuntut Pencopotan Perangkat yang Tidak Netral Pilkades

Mobile_AP_Rectangle 1

SELOLEMBU, RadarJember.Id– Imbauan Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin bahwa pelantikan kades bukan sebagai ajang bongkar pasang perangkat desa rupa-rupanya tak digubris. Nyatanya, masih ada sejumlah warga yang menyerukan untuk melakukan penggantian perangkat. Terbaru, warga Desa Selolembu, Kecamatan Curahdami, kemarin (28/12).

Hairul, salah seorang peserta aksi di Desa Selolembu, menyatakan bahwa pihaknya menuntut para perangkat desa yang tidak netral saat pilkades lalu serta para perangkat yang dinilai tidak sejalan dengan visi-misi kades yang baru dilantik untuk mengundurkan diri.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bahkan, massa mengancam, jika para perangkat tersebut tidak mundur, warga akan mendatangkan massa yang lebih banyak. “Tinggalkan kantor desa, copot seragam perangkat desa yang tidak netral kemarin. Segera keluar dari sini,” katanya.

Sementara Achmad Basuki, Kades Selolembu, saat menemui dan menampung aspirasi yang disampaikan oleh warganya, begitu kaget dengan kedatangan warga yang berbondong-bondong. Terlebih, sejumlah warga juga terlihat membawa poster berisi tulisan tuntutan mereka. Atas kejadian itu, kades akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait tuntutan para demonstran.

- Advertisement -

SELOLEMBU, RadarJember.Id– Imbauan Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin bahwa pelantikan kades bukan sebagai ajang bongkar pasang perangkat desa rupa-rupanya tak digubris. Nyatanya, masih ada sejumlah warga yang menyerukan untuk melakukan penggantian perangkat. Terbaru, warga Desa Selolembu, Kecamatan Curahdami, kemarin (28/12).

Hairul, salah seorang peserta aksi di Desa Selolembu, menyatakan bahwa pihaknya menuntut para perangkat desa yang tidak netral saat pilkades lalu serta para perangkat yang dinilai tidak sejalan dengan visi-misi kades yang baru dilantik untuk mengundurkan diri.

Bahkan, massa mengancam, jika para perangkat tersebut tidak mundur, warga akan mendatangkan massa yang lebih banyak. “Tinggalkan kantor desa, copot seragam perangkat desa yang tidak netral kemarin. Segera keluar dari sini,” katanya.

Sementara Achmad Basuki, Kades Selolembu, saat menemui dan menampung aspirasi yang disampaikan oleh warganya, begitu kaget dengan kedatangan warga yang berbondong-bondong. Terlebih, sejumlah warga juga terlihat membawa poster berisi tulisan tuntutan mereka. Atas kejadian itu, kades akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait tuntutan para demonstran.

SELOLEMBU, RadarJember.Id– Imbauan Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin bahwa pelantikan kades bukan sebagai ajang bongkar pasang perangkat desa rupa-rupanya tak digubris. Nyatanya, masih ada sejumlah warga yang menyerukan untuk melakukan penggantian perangkat. Terbaru, warga Desa Selolembu, Kecamatan Curahdami, kemarin (28/12).

Hairul, salah seorang peserta aksi di Desa Selolembu, menyatakan bahwa pihaknya menuntut para perangkat desa yang tidak netral saat pilkades lalu serta para perangkat yang dinilai tidak sejalan dengan visi-misi kades yang baru dilantik untuk mengundurkan diri.

Bahkan, massa mengancam, jika para perangkat tersebut tidak mundur, warga akan mendatangkan massa yang lebih banyak. “Tinggalkan kantor desa, copot seragam perangkat desa yang tidak netral kemarin. Segera keluar dari sini,” katanya.

Sementara Achmad Basuki, Kades Selolembu, saat menemui dan menampung aspirasi yang disampaikan oleh warganya, begitu kaget dengan kedatangan warga yang berbondong-bondong. Terlebih, sejumlah warga juga terlihat membawa poster berisi tulisan tuntutan mereka. Atas kejadian itu, kades akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait tuntutan para demonstran.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/