alexametrics
23.5 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Dewan Benarkan Pemanggilan Putri Bupati Secara Personal

“KASN mempunyai kewenangan meminta informasi dari pegawai ASN dan masyarakat mengenai laporan pelanggaran norma dasar serta kode etik dan kode perilaku pegawai ASN.” Ahmad Dhafir, Ketua DPRD Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

TENGGARANG, Radar Ijen – Pemanggilan putri Bupati Bondowoso Siti Masyarafatul Manna Wassalwa atau yang kerap disapa Ning Ulfa oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) beberapa hari lalu dibenarkan adanya oleh Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir. Ning Ulfa juga hingga kini tercatat sebagai anggota DPRD Bondowoso. Dhafir membenarkan bahwa pihaknya juga menerima surat tembusan dari KASN. Pemanggilan terhadap Ning Ulfa tersebut menurut Dhafir bukan kapasitas sebagai anggota legislatif.

Dia menyebut bahwa pemanggilan itu secara personal guna dimintai klarifikasi atau keterangan soal dugaan jual beli jabatan saat mutasi jabatan beberapa bulan yang lalu. “Ning Ulfa dipanggil bukan kapasitas dia sebagai anggota dewan, namun person,” terangnya.

Dia mengungkapkan, Sekretaris Dewan (Sekwan) juga sudah menerima surat tembusan dari KASN. “Sekwan sempat bertanya, apakah pemanggilan Ning Ulfa perlu diberikan surat tugas. Saya jawab, tidak perlu karena pemanggilan dia bukan kapasitas sebagai anggota dewan,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut, Dhafir menjelaskan bahwa jika pemanggilan Ning Ulfa ke Jakarta diberikan surat tugas, akan berimplikasi harus ada SPPD atau laporan perjalanan dinas. “Jika terdapat persoalan di kemudian hari, nanti Sekwan yang akan kena,” imbuhnya.

- Advertisement -

TENGGARANG, Radar Ijen – Pemanggilan putri Bupati Bondowoso Siti Masyarafatul Manna Wassalwa atau yang kerap disapa Ning Ulfa oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) beberapa hari lalu dibenarkan adanya oleh Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir. Ning Ulfa juga hingga kini tercatat sebagai anggota DPRD Bondowoso. Dhafir membenarkan bahwa pihaknya juga menerima surat tembusan dari KASN. Pemanggilan terhadap Ning Ulfa tersebut menurut Dhafir bukan kapasitas sebagai anggota legislatif.

Dia menyebut bahwa pemanggilan itu secara personal guna dimintai klarifikasi atau keterangan soal dugaan jual beli jabatan saat mutasi jabatan beberapa bulan yang lalu. “Ning Ulfa dipanggil bukan kapasitas dia sebagai anggota dewan, namun person,” terangnya.

Dia mengungkapkan, Sekretaris Dewan (Sekwan) juga sudah menerima surat tembusan dari KASN. “Sekwan sempat bertanya, apakah pemanggilan Ning Ulfa perlu diberikan surat tugas. Saya jawab, tidak perlu karena pemanggilan dia bukan kapasitas sebagai anggota dewan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Dhafir menjelaskan bahwa jika pemanggilan Ning Ulfa ke Jakarta diberikan surat tugas, akan berimplikasi harus ada SPPD atau laporan perjalanan dinas. “Jika terdapat persoalan di kemudian hari, nanti Sekwan yang akan kena,” imbuhnya.

TENGGARANG, Radar Ijen – Pemanggilan putri Bupati Bondowoso Siti Masyarafatul Manna Wassalwa atau yang kerap disapa Ning Ulfa oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) beberapa hari lalu dibenarkan adanya oleh Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir. Ning Ulfa juga hingga kini tercatat sebagai anggota DPRD Bondowoso. Dhafir membenarkan bahwa pihaknya juga menerima surat tembusan dari KASN. Pemanggilan terhadap Ning Ulfa tersebut menurut Dhafir bukan kapasitas sebagai anggota legislatif.

Dia menyebut bahwa pemanggilan itu secara personal guna dimintai klarifikasi atau keterangan soal dugaan jual beli jabatan saat mutasi jabatan beberapa bulan yang lalu. “Ning Ulfa dipanggil bukan kapasitas dia sebagai anggota dewan, namun person,” terangnya.

Dia mengungkapkan, Sekretaris Dewan (Sekwan) juga sudah menerima surat tembusan dari KASN. “Sekwan sempat bertanya, apakah pemanggilan Ning Ulfa perlu diberikan surat tugas. Saya jawab, tidak perlu karena pemanggilan dia bukan kapasitas sebagai anggota dewan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Dhafir menjelaskan bahwa jika pemanggilan Ning Ulfa ke Jakarta diberikan surat tugas, akan berimplikasi harus ada SPPD atau laporan perjalanan dinas. “Jika terdapat persoalan di kemudian hari, nanti Sekwan yang akan kena,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/