alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Sarankan Bakar Dupa dan Pakai Wewangian

Untuk Mencegah Penularan Covid-19 lewat Udara

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tidak hanya pengobatan dengan peningkatan ketahanan tubuh, tetapi upaya pencegahan perlu dilakukan secara masif. Banyak cara dilakukan guna pencegahan agar tidak tertular Covid-19. Salah satunya penggunaan dupa, wangi-wangian, atau penggunaan bahan-bahan yang mengandung minyak asiri.

Menurut dr Rasmono dari RSU dr Koesnadi Bondowoso, sejak zaman dulu ada penggunaan dupa dan wangi-wangian. Namun, dahulu tidak ada kajian khususnya. Setelah dikaji, berbagai bahan itu ternyata bisa membersihkan udara dari virus dan bakteri. “Nenek moyang kita pada zaman kerajaan membakar dupa. Ternyata banyak manfaatnya,” ungkap dr Rasmono.

Bahan yang beraroma itu ternyata mengandung minyak asiri. Seperti gaharu, bunga melati, bunga mawar. Secara tradisional, penggunaannya membersihkan udara dari kontaminasi virus korona atau virus yang lain. “Saya amati pembakaran dupa itu mengandung hikmah yang dalam, yaitu membersihkan udara dari virus dan bakteri. Termasuk virus korona,” ungkapnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tidak hanya pengobatan dengan peningkatan ketahanan tubuh, tetapi upaya pencegahan perlu dilakukan secara masif. Banyak cara dilakukan guna pencegahan agar tidak tertular Covid-19. Salah satunya penggunaan dupa, wangi-wangian, atau penggunaan bahan-bahan yang mengandung minyak asiri.

Menurut dr Rasmono dari RSU dr Koesnadi Bondowoso, sejak zaman dulu ada penggunaan dupa dan wangi-wangian. Namun, dahulu tidak ada kajian khususnya. Setelah dikaji, berbagai bahan itu ternyata bisa membersihkan udara dari virus dan bakteri. “Nenek moyang kita pada zaman kerajaan membakar dupa. Ternyata banyak manfaatnya,” ungkap dr Rasmono.

Bahan yang beraroma itu ternyata mengandung minyak asiri. Seperti gaharu, bunga melati, bunga mawar. Secara tradisional, penggunaannya membersihkan udara dari kontaminasi virus korona atau virus yang lain. “Saya amati pembakaran dupa itu mengandung hikmah yang dalam, yaitu membersihkan udara dari virus dan bakteri. Termasuk virus korona,” ungkapnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tidak hanya pengobatan dengan peningkatan ketahanan tubuh, tetapi upaya pencegahan perlu dilakukan secara masif. Banyak cara dilakukan guna pencegahan agar tidak tertular Covid-19. Salah satunya penggunaan dupa, wangi-wangian, atau penggunaan bahan-bahan yang mengandung minyak asiri.

Menurut dr Rasmono dari RSU dr Koesnadi Bondowoso, sejak zaman dulu ada penggunaan dupa dan wangi-wangian. Namun, dahulu tidak ada kajian khususnya. Setelah dikaji, berbagai bahan itu ternyata bisa membersihkan udara dari virus dan bakteri. “Nenek moyang kita pada zaman kerajaan membakar dupa. Ternyata banyak manfaatnya,” ungkap dr Rasmono.

Bahan yang beraroma itu ternyata mengandung minyak asiri. Seperti gaharu, bunga melati, bunga mawar. Secara tradisional, penggunaannya membersihkan udara dari kontaminasi virus korona atau virus yang lain. “Saya amati pembakaran dupa itu mengandung hikmah yang dalam, yaitu membersihkan udara dari virus dan bakteri. Termasuk virus korona,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/