alexametrics
28.3 C
Jember
Saturday, 22 January 2022

Uswatun Hasanah Tohari Terpilih Kembali Pimpin Perempuan Bangsa

Targetkan Perbanyak Keterwakilan Perempuan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Keterwakilan perempuan dalam pemerintahan di Kabupaten Bondowoso ditargetkan akan ditingkatkan menjadi 30 persen. Hal tersebut dikatakan langsung oleh Uswatun Hasanah Tohari, Ketua DPC Perempuan Bangsa Bondowoso, yang kembali terpilih dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Perempuan Bangsa di Graha NU, kemarin.

Uswatun Hasanah Tohari dalam sambutannya mengatakan, dirinya bersama seluruh Perempuan Bangsa siap untuk membangkitkan dan membesarkan PKB di Bondowoso. Utamanya, berkomitmen dalam meningkatkan keterwakilan perempuan dalam pemerintahan. “Akan turut menggerakkan Perempuan Bangsa serta akan mengisi Kabupaten Bondowoso 30 persen keterwakilan perempuan,” tegasnya.

Perempuan Bangsa juga akan bergerak untuk kesejahteraan masyarakat, karena perempuan juga dinilai dapat membangkitkan perekonomian masyarakat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Wakil Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jatim Hj Ma’mulah Harun yang juga hadir mengingatkan agar mereka sebagai kader partai harus aktif. Tak hanya menjadi caleg yang ujug-ujug sekadar memenuhi kuota. “Sehingga keterwakilan kita dalam urutan nomor itu ada harapan jadi. Tidak sekadar untuk menambah suara,” urainya.

Mereka diharapkan peka terhadap isu-isu yang tengah dihadapi masyarakat. Karena itulah, anggota Perempuan Bangsa harus belajar menghadapi isu-isu yang sedang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Bondowoso Ahmad Dhafir menerangkan, pihaknya sengaja meminta agar pelaksanaan Muscab Perempuan Bangsa dilakukan di Graha NU Bondowoso. Sebab, ingin mengingatkan kembali kepada Perempuan Bangsa, bahkan PKB, lahir dari NU. “Agar kita semua sadar bahwa PKB ini dilahirkan oleh NU,” ujar pria yang kini juga menjabat sebagai Ketua DPRD Bondowoso tersebut.

Dhafir berharap, Perempuan Bangsa yang merupakan sayap PKB juga bisa mengangkat keterwakilan perempuan di legislatif. Lebih-lebih, pihaknya memiliki agenda besar dalam Pemilu 2024 mendatang untuk mengembalikan kejayaan PKB yang pernah mendapatkan puluhan kursi legislatif. “Harapan saya, pada Pemilu 2024 keterwakilan perempuan bukan hanya dua orang. Minimal satu dapil, ada satu wakil perempuan,” tegasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Keterwakilan perempuan dalam pemerintahan di Kabupaten Bondowoso ditargetkan akan ditingkatkan menjadi 30 persen. Hal tersebut dikatakan langsung oleh Uswatun Hasanah Tohari, Ketua DPC Perempuan Bangsa Bondowoso, yang kembali terpilih dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Perempuan Bangsa di Graha NU, kemarin.

Uswatun Hasanah Tohari dalam sambutannya mengatakan, dirinya bersama seluruh Perempuan Bangsa siap untuk membangkitkan dan membesarkan PKB di Bondowoso. Utamanya, berkomitmen dalam meningkatkan keterwakilan perempuan dalam pemerintahan. “Akan turut menggerakkan Perempuan Bangsa serta akan mengisi Kabupaten Bondowoso 30 persen keterwakilan perempuan,” tegasnya.

Perempuan Bangsa juga akan bergerak untuk kesejahteraan masyarakat, karena perempuan juga dinilai dapat membangkitkan perekonomian masyarakat.

Wakil Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jatim Hj Ma’mulah Harun yang juga hadir mengingatkan agar mereka sebagai kader partai harus aktif. Tak hanya menjadi caleg yang ujug-ujug sekadar memenuhi kuota. “Sehingga keterwakilan kita dalam urutan nomor itu ada harapan jadi. Tidak sekadar untuk menambah suara,” urainya.

Mereka diharapkan peka terhadap isu-isu yang tengah dihadapi masyarakat. Karena itulah, anggota Perempuan Bangsa harus belajar menghadapi isu-isu yang sedang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Bondowoso Ahmad Dhafir menerangkan, pihaknya sengaja meminta agar pelaksanaan Muscab Perempuan Bangsa dilakukan di Graha NU Bondowoso. Sebab, ingin mengingatkan kembali kepada Perempuan Bangsa, bahkan PKB, lahir dari NU. “Agar kita semua sadar bahwa PKB ini dilahirkan oleh NU,” ujar pria yang kini juga menjabat sebagai Ketua DPRD Bondowoso tersebut.

Dhafir berharap, Perempuan Bangsa yang merupakan sayap PKB juga bisa mengangkat keterwakilan perempuan di legislatif. Lebih-lebih, pihaknya memiliki agenda besar dalam Pemilu 2024 mendatang untuk mengembalikan kejayaan PKB yang pernah mendapatkan puluhan kursi legislatif. “Harapan saya, pada Pemilu 2024 keterwakilan perempuan bukan hanya dua orang. Minimal satu dapil, ada satu wakil perempuan,” tegasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Keterwakilan perempuan dalam pemerintahan di Kabupaten Bondowoso ditargetkan akan ditingkatkan menjadi 30 persen. Hal tersebut dikatakan langsung oleh Uswatun Hasanah Tohari, Ketua DPC Perempuan Bangsa Bondowoso, yang kembali terpilih dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Perempuan Bangsa di Graha NU, kemarin.

Uswatun Hasanah Tohari dalam sambutannya mengatakan, dirinya bersama seluruh Perempuan Bangsa siap untuk membangkitkan dan membesarkan PKB di Bondowoso. Utamanya, berkomitmen dalam meningkatkan keterwakilan perempuan dalam pemerintahan. “Akan turut menggerakkan Perempuan Bangsa serta akan mengisi Kabupaten Bondowoso 30 persen keterwakilan perempuan,” tegasnya.

Perempuan Bangsa juga akan bergerak untuk kesejahteraan masyarakat, karena perempuan juga dinilai dapat membangkitkan perekonomian masyarakat.

Wakil Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jatim Hj Ma’mulah Harun yang juga hadir mengingatkan agar mereka sebagai kader partai harus aktif. Tak hanya menjadi caleg yang ujug-ujug sekadar memenuhi kuota. “Sehingga keterwakilan kita dalam urutan nomor itu ada harapan jadi. Tidak sekadar untuk menambah suara,” urainya.

Mereka diharapkan peka terhadap isu-isu yang tengah dihadapi masyarakat. Karena itulah, anggota Perempuan Bangsa harus belajar menghadapi isu-isu yang sedang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Bondowoso Ahmad Dhafir menerangkan, pihaknya sengaja meminta agar pelaksanaan Muscab Perempuan Bangsa dilakukan di Graha NU Bondowoso. Sebab, ingin mengingatkan kembali kepada Perempuan Bangsa, bahkan PKB, lahir dari NU. “Agar kita semua sadar bahwa PKB ini dilahirkan oleh NU,” ujar pria yang kini juga menjabat sebagai Ketua DPRD Bondowoso tersebut.

Dhafir berharap, Perempuan Bangsa yang merupakan sayap PKB juga bisa mengangkat keterwakilan perempuan di legislatif. Lebih-lebih, pihaknya memiliki agenda besar dalam Pemilu 2024 mendatang untuk mengembalikan kejayaan PKB yang pernah mendapatkan puluhan kursi legislatif. “Harapan saya, pada Pemilu 2024 keterwakilan perempuan bukan hanya dua orang. Minimal satu dapil, ada satu wakil perempuan,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca