alexametrics
28.3 C
Jember
Saturday, 22 January 2022

Pertunjukan Singo Ulung Bondowoso di Kawah Wurung

Jadi Titik Balik Pergelaran Seni Budaya

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pertunjukan seni budaya Bondowoso mulai bergeliat. Seni budaya khas Kota Tape kembali dibangkitkan. Kemarin (28/11) di Kawah Wurung, Kecamatan Ijen, pertunjukan tari tradisional Singo Ulung digelar di alam terbuka. Tepatnya di hamparan kaldera Ijen.

Gelaran Singo Ulung tersebut diinisiasi oleh Padepokan Gemabuana dan didukung serta difasilitasi beberapa pihak terkait. Salah satunya adalah Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso. Acara tersebut adalah selamatan rokatan Singo Ulung.

“Dispar memfasilitasi gelaran tersebut di lokasi wisata Kawah Wurung serta mendukung teknis di lapangan. Bahwa kegiatan seni budaya tetap bisa digelar saat ini dengan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku,” ujar Kepala Disparpora Bondowoso Mulyadi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski demikian, protokol kesehatan ketat tetap diterapkan. Yakni membatasi jumlah pemain dan penonton, meskipun digelar di alam terbuka, terlebih di lokasi wisata alam. Gelaran seni budaya tersebut dimulai pukul 09.00 hingga pukul 11.00. “Sebenarnya pergelaran tersebut juga menjadi titik balik. Apalagi digelar secara offline dan daring melalui channel YouTube,” imbuhnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pertunjukan seni budaya Bondowoso mulai bergeliat. Seni budaya khas Kota Tape kembali dibangkitkan. Kemarin (28/11) di Kawah Wurung, Kecamatan Ijen, pertunjukan tari tradisional Singo Ulung digelar di alam terbuka. Tepatnya di hamparan kaldera Ijen.

Gelaran Singo Ulung tersebut diinisiasi oleh Padepokan Gemabuana dan didukung serta difasilitasi beberapa pihak terkait. Salah satunya adalah Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso. Acara tersebut adalah selamatan rokatan Singo Ulung.

“Dispar memfasilitasi gelaran tersebut di lokasi wisata Kawah Wurung serta mendukung teknis di lapangan. Bahwa kegiatan seni budaya tetap bisa digelar saat ini dengan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku,” ujar Kepala Disparpora Bondowoso Mulyadi.

Meski demikian, protokol kesehatan ketat tetap diterapkan. Yakni membatasi jumlah pemain dan penonton, meskipun digelar di alam terbuka, terlebih di lokasi wisata alam. Gelaran seni budaya tersebut dimulai pukul 09.00 hingga pukul 11.00. “Sebenarnya pergelaran tersebut juga menjadi titik balik. Apalagi digelar secara offline dan daring melalui channel YouTube,” imbuhnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pertunjukan seni budaya Bondowoso mulai bergeliat. Seni budaya khas Kota Tape kembali dibangkitkan. Kemarin (28/11) di Kawah Wurung, Kecamatan Ijen, pertunjukan tari tradisional Singo Ulung digelar di alam terbuka. Tepatnya di hamparan kaldera Ijen.

Gelaran Singo Ulung tersebut diinisiasi oleh Padepokan Gemabuana dan didukung serta difasilitasi beberapa pihak terkait. Salah satunya adalah Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso. Acara tersebut adalah selamatan rokatan Singo Ulung.

“Dispar memfasilitasi gelaran tersebut di lokasi wisata Kawah Wurung serta mendukung teknis di lapangan. Bahwa kegiatan seni budaya tetap bisa digelar saat ini dengan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku,” ujar Kepala Disparpora Bondowoso Mulyadi.

Meski demikian, protokol kesehatan ketat tetap diterapkan. Yakni membatasi jumlah pemain dan penonton, meskipun digelar di alam terbuka, terlebih di lokasi wisata alam. Gelaran seni budaya tersebut dimulai pukul 09.00 hingga pukul 11.00. “Sebenarnya pergelaran tersebut juga menjadi titik balik. Apalagi digelar secara offline dan daring melalui channel YouTube,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca