alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Kader HMI-Kohati Harus Kuasai Digital

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kader HMI dan Kohati diminta harus melek terhadap dunia media sosial dan digital menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0. Termasuk para alumninya di KAHMI dan Forhati.

Hal itu terungkap dalam Ngopi Cerdas dalam acara Milad ke-54 KAHMI-Kohati yang digelar di Aula Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Ahad (27/9).

Direktur BSTV Bondowoso Arief Zainurrohman, salah satu pemateri, menjelaskan bahwa media sosial dan dunia digital kini menjadi tantangan kader HMI dan KAHMI serta Kohati ke depan. Pasalnya, pelan-pelan dunia mengarah ke digital.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Minat terhadap TV sebelumnya, sekitar 70 persen sekarang sudah berkurang jadi 40 persen. Yang 30 persen sudah beralih ke digital,” kata Direktur BSTV Bondowoso itu.

Ke depan, kader HMI dan Kohati serta KAHMI harus benar-benar melek medsos dan digital. “Menurut saya, generasi emas kader HMI, Kohati, dan KAHMI adalah generasi yang mampu menguasai media sosial dan digital. Melek digital kini sudah menjadi keharusan,” terangnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kader HMI dan Kohati diminta harus melek terhadap dunia media sosial dan digital menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0. Termasuk para alumninya di KAHMI dan Forhati.

Hal itu terungkap dalam Ngopi Cerdas dalam acara Milad ke-54 KAHMI-Kohati yang digelar di Aula Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Ahad (27/9).

Direktur BSTV Bondowoso Arief Zainurrohman, salah satu pemateri, menjelaskan bahwa media sosial dan dunia digital kini menjadi tantangan kader HMI dan KAHMI serta Kohati ke depan. Pasalnya, pelan-pelan dunia mengarah ke digital.

“Minat terhadap TV sebelumnya, sekitar 70 persen sekarang sudah berkurang jadi 40 persen. Yang 30 persen sudah beralih ke digital,” kata Direktur BSTV Bondowoso itu.

Ke depan, kader HMI dan Kohati serta KAHMI harus benar-benar melek medsos dan digital. “Menurut saya, generasi emas kader HMI, Kohati, dan KAHMI adalah generasi yang mampu menguasai media sosial dan digital. Melek digital kini sudah menjadi keharusan,” terangnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kader HMI dan Kohati diminta harus melek terhadap dunia media sosial dan digital menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0. Termasuk para alumninya di KAHMI dan Forhati.

Hal itu terungkap dalam Ngopi Cerdas dalam acara Milad ke-54 KAHMI-Kohati yang digelar di Aula Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Ahad (27/9).

Direktur BSTV Bondowoso Arief Zainurrohman, salah satu pemateri, menjelaskan bahwa media sosial dan dunia digital kini menjadi tantangan kader HMI dan KAHMI serta Kohati ke depan. Pasalnya, pelan-pelan dunia mengarah ke digital.

“Minat terhadap TV sebelumnya, sekitar 70 persen sekarang sudah berkurang jadi 40 persen. Yang 30 persen sudah beralih ke digital,” kata Direktur BSTV Bondowoso itu.

Ke depan, kader HMI dan Kohati serta KAHMI harus benar-benar melek medsos dan digital. “Menurut saya, generasi emas kader HMI, Kohati, dan KAHMI adalah generasi yang mampu menguasai media sosial dan digital. Melek digital kini sudah menjadi keharusan,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/